Hadir Perdana di WEF 2026, Danantara Bakal Tawarkan Investor Akses Mineral Kritis
Senin, 19 Januari 2026 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam konteks inilah Danantara Indonesia memposisikan diri tidak hanya sebagai investor, tetapi sebagai pemain strategis dan mitra jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial," katanya.
Baca Juga: 6 Proyek Hilirisasi Rp101 Triliun Bakal Diresmikan, Rosan Ungkap Rinciannya
Menurut Rosan, setiap kolaborasi yang dijajaki di WEF harus relevan dengan kebutuhan riil Indonesia sekaligus sejalan dengan agenda global. Fokus investasi Danantara saat ini mencakup penguatan mineral kritis dan keamanan rantai pasok, percepatan transisi energi, peningkatan ketahanan pangan dan kesehatan, pengembangan infrastruktur digital, serta penciptaan peluang ekonomi bagi populasi muda.
Selama WEF 2026, Indonesia dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan pimpinan negara, lembaga keuangan global, investor institusional, serta pengelola dana investasi negara lainnya. Dialog tersebut difokuskan pada penjajakan kolaborasi yang terukur, transparan, dan sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.
"Partisipasi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra investasi yang kredibel, berorientasi jangka panjang, dan berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan," tutup Rosan.
Baca Juga: 6 Proyek Hilirisasi Rp101 Triliun Bakal Diresmikan, Rosan Ungkap Rinciannya
Menurut Rosan, setiap kolaborasi yang dijajaki di WEF harus relevan dengan kebutuhan riil Indonesia sekaligus sejalan dengan agenda global. Fokus investasi Danantara saat ini mencakup penguatan mineral kritis dan keamanan rantai pasok, percepatan transisi energi, peningkatan ketahanan pangan dan kesehatan, pengembangan infrastruktur digital, serta penciptaan peluang ekonomi bagi populasi muda.
Selama WEF 2026, Indonesia dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan pimpinan negara, lembaga keuangan global, investor institusional, serta pengelola dana investasi negara lainnya. Dialog tersebut difokuskan pada penjajakan kolaborasi yang terukur, transparan, dan sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.
"Partisipasi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra investasi yang kredibel, berorientasi jangka panjang, dan berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan," tutup Rosan.
(akr)
Lihat Juga :