AllianzGI dan DBS Kolaborasi Perluas Akses Solusi Investasi Global Berbasis USD

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:45 WIB
loading...
AllianzGI dan DBS Kolaborasi...
AllianzGI Indonesia resmi menggandeng PT Bank DBS Indonesia sebagai mitra distribusi strategis untuk memperluas akses investasi global. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) resmi menggandeng PT Bank DBS Indonesia sebagai mitra distribusi strategis untuk memperluas akses investasi global berbasis dolar Amerika Serikat (USD). Kolaborasi ini meluncurkan dua produk reksa dana unggulan, yakni Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.

Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika pasar global yang fluktuatif, di mana investor kini memerlukan instrumen yang mampu menjaga stabilitas portofolio jangka panjang. Dengan memanfaatkan denominasi USD, kedua produk ini diharapkan menjadi alternatif diversifikasi yang relevan bagi masyarakat dalam mengelola risiko volatilitas di tengah ketidakpastian ekonomi domestik maupun internasional.

"Kemitraan yang berkelanjutan dengan DBS Indonesia mencerminkan keselarasan visi kami dalam menghadirkan solusi investasi yang bernilai tambah bagi investor. Dengan reputasi dan kehadiran DBS Indonesia yang kuat di pasar, kami dengan bangga memperluas kerja sama ini melalui distribusi Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus mendukung kebutuhan diversifikasi dan tujuan investasi jangka panjang investor Indonesia," ungkap President Director AllianzGI Indonesia, Aliyahdin (Adi) Saugi, saat acara peresmian di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: Allianz Global Investors Umumkan Kerja Sama dengan Standard Chartered

Industri reksa dana syariah di Indonesia sendiri terus menunjukkan tren pertumbuhan yang menjanjikan. Berdasarkan data Infovesta, sepanjang tahun 2025, dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) reksa dana syariah tumbuh hingga 74,6 persen secara tahunan. Meskipun secara keseluruhan sempat terjadi koreksi ringan sebesar 4 persen, minat terhadap eksposur saham syariah global justru melonjak sekitar 21 persen secara tahunan, memperkuat urgensi solusi investasi offshore.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Asosiasi INNOBIZ, Gelar...
Asosiasi INNOBIZ, Gelar Seminar Kerja Sama Smart Factory Korea-Indonesia
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Berita Terkini
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved