Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals Perkuat Layanan Berstandar Global
Rabu, 21 Januari 2026 - 20:52 WIB
loading...
Kolaborasi klinis lintas negara antara Mayapada Healthcare atau PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) dan Apollo Hospitals India. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kolaborasi klinis lintas negara antara Mayapada Healthcare atau PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) dan Apollo Hospitals India terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kerja sama ini difokuskan pada pemantapan implementasi layanan kesehatan berstandar internasional serta pengembangan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) sebagai rumah sakit internasional swasta pertama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kunjungan resmi jajaran pimpinan Apollo Hospitals India ke Batam dan Jakarta pada 7–9 Januari 2026. Kunjungan ini mendapat dukungan aktif dari pemerintah Indonesia dan India, sekaligus menjadi bagian dari penguatan kolaborasi yang telah terjalin sejak 2023 dan diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di New Delhi pada awal 2025.
"Rangkaian kunjungan Apollo Hospitals mencerminkan keseriusan bersama dalam membangun ekosistem layanan kesehatan berkelas dunia yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Dengan dukungan BP Batam, MABIH menghadirkan standar klinis global dan kredibilitas internasional yang memperkuat posisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Batam, mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia pada layanan kesehatan di luar negeri, serta membangun ekosistem layanan kesehatan yang berkelanjutan," ujar Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: Gandeng CSCEC, Mayapada Healthcare Bangun RS Swasta di Jaksel
Sebagai bagian dari pematangan implementasi kerja sama, rangkaian kunjungan strategis diawali dengan pertemuan bersama BP Batam untuk membahas kesiapan pengembangan MABIH di KEK Batam, dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi proyek. Kepala BP Batam Amsakar Achmad menilai kehadiran MABIH akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi investasi kesehatan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing regional.
Pada 8 Januari 2026, dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Kesepakatan tersebut mencakup implementasi ProHealth, layanan kesehatan preventif berbasis kecerdasan buatan (AI), serta penguatan kompetensi keperawatan dalam layanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis melalui Medvarsity, institusi pendidikan kesehatan terbesar di Asia yang merupakan bagian dari Apollo Hospitals.
"Kolaborasi klinis bersama Apollo Hospitals merupakan komitmen yang konkret, berkelanjutan, dan terus bertumbuh. Mayapada Healthcare meyakini bahwa setiap kehidupan berhak atas standar layanan kesehatan tertinggi. Melalui kolaborasi jangka panjang ini, kami menggabungkan keunggulan infrastruktur dan sumber daya manusia Mayapada Healthcare dengan keunggulan global Apollo Hospitals untuk menghadirkan pusat layanan kesehatan berkelas dunia," jelas Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir.
Baca Juga: Mayapada Bangun RS Internasional Rp1 Triliun di Batam, Target Rampung 2027
Apollo Hospitals juga berperan strategis dalam pengembangan MABIH dan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). MABIH dirancang untuk menangani kasus kompleks seperti kanker, penyakit jantung, dan transplantasi organ dengan dukungan teknologi medis canggih, termasuk AI, serta kolaborasi dokter Indonesia dan internasional. Sementara Tower 3 MHJS akan memperkuat layanan berteknologi tinggi, seperti Digital PET Scan, SPECT-CT, bedah robotik, dan pusat alih pengetahuan bagi dokter spesialis dan subspesialis.
Kolaborasi lintas negara ini semakin diperkuat melalui penandatanganan MoU antara Mayapada Healthcare dan Kedutaan Besar India di Indonesia, yang menetapkan Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Kuningan sebagai rumah sakit rujukan resmi bagi pegawai dan keluarga Kedutaan Besar India. "Kami telah melihat perkembangan Mayapada Healthcare dalam beberapa tahun terakhir dan berani menjawab tantangan melalui ekspansi yang dilakukan. MoU ini akan semakin memperdalam hubungan kerja sama kita,: kata Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kunjungan resmi jajaran pimpinan Apollo Hospitals India ke Batam dan Jakarta pada 7–9 Januari 2026. Kunjungan ini mendapat dukungan aktif dari pemerintah Indonesia dan India, sekaligus menjadi bagian dari penguatan kolaborasi yang telah terjalin sejak 2023 dan diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di New Delhi pada awal 2025.
"Rangkaian kunjungan Apollo Hospitals mencerminkan keseriusan bersama dalam membangun ekosistem layanan kesehatan berkelas dunia yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Dengan dukungan BP Batam, MABIH menghadirkan standar klinis global dan kredibilitas internasional yang memperkuat posisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Batam, mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia pada layanan kesehatan di luar negeri, serta membangun ekosistem layanan kesehatan yang berkelanjutan," ujar Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: Gandeng CSCEC, Mayapada Healthcare Bangun RS Swasta di Jaksel
Sebagai bagian dari pematangan implementasi kerja sama, rangkaian kunjungan strategis diawali dengan pertemuan bersama BP Batam untuk membahas kesiapan pengembangan MABIH di KEK Batam, dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi proyek. Kepala BP Batam Amsakar Achmad menilai kehadiran MABIH akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi investasi kesehatan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing regional.
Pada 8 Januari 2026, dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Kesepakatan tersebut mencakup implementasi ProHealth, layanan kesehatan preventif berbasis kecerdasan buatan (AI), serta penguatan kompetensi keperawatan dalam layanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis melalui Medvarsity, institusi pendidikan kesehatan terbesar di Asia yang merupakan bagian dari Apollo Hospitals.
"Kolaborasi klinis bersama Apollo Hospitals merupakan komitmen yang konkret, berkelanjutan, dan terus bertumbuh. Mayapada Healthcare meyakini bahwa setiap kehidupan berhak atas standar layanan kesehatan tertinggi. Melalui kolaborasi jangka panjang ini, kami menggabungkan keunggulan infrastruktur dan sumber daya manusia Mayapada Healthcare dengan keunggulan global Apollo Hospitals untuk menghadirkan pusat layanan kesehatan berkelas dunia," jelas Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir.
Baca Juga: Mayapada Bangun RS Internasional Rp1 Triliun di Batam, Target Rampung 2027
Apollo Hospitals juga berperan strategis dalam pengembangan MABIH dan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). MABIH dirancang untuk menangani kasus kompleks seperti kanker, penyakit jantung, dan transplantasi organ dengan dukungan teknologi medis canggih, termasuk AI, serta kolaborasi dokter Indonesia dan internasional. Sementara Tower 3 MHJS akan memperkuat layanan berteknologi tinggi, seperti Digital PET Scan, SPECT-CT, bedah robotik, dan pusat alih pengetahuan bagi dokter spesialis dan subspesialis.
Kolaborasi lintas negara ini semakin diperkuat melalui penandatanganan MoU antara Mayapada Healthcare dan Kedutaan Besar India di Indonesia, yang menetapkan Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Kuningan sebagai rumah sakit rujukan resmi bagi pegawai dan keluarga Kedutaan Besar India. "Kami telah melihat perkembangan Mayapada Healthcare dalam beberapa tahun terakhir dan berani menjawab tantangan melalui ekspansi yang dilakukan. MoU ini akan semakin memperdalam hubungan kerja sama kita,: kata Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty.
(nng)
Lihat Juga :