Amran Ancam Cabut Izin Feedloter dan Distributor yang Bikin Daging Sapi Mahal
Kamis, 22 Januari 2026 - 17:55 WIB
loading...
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengancam akan mencabut izin usaha penggemukan sapi (feedloter) maupun distributor yang terbukti menyebabkan harga sapi melambung hingga memicu aksi mogok jualan pedagang daging.
Amran menegaskan, pemerintah tidak akan mentoleransi praktik permainan harga yang merugikan masyarakat luas. Ia juga memastikan akan bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang terbukti melanggar ketentuan dengan memainkan harga. "Hampir pasti izinnya aku cabut kalau dia coba-coba main-main. Aku yang cabut," tegas Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian pada Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Berbahayanya 1.000 Ton Beras Ilegal, Mentan Amran: Penghianatan Terhadap Petani
Menurut Amran, Pemerintah sejatinya telah memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku usaha, termasuk dengan menerbitkan kuota pengadaan sapi Bangkalan yang jumlahnya mencapai sekitar 700.000 ekor. Dengan ketersediaan tersebut, ia mempertanyakan alasan masih terjadinya lonjakan harga di tingkat pedagang.
"Apa masalahnya? Ini membuat susah orang banyak. Kalau aku temukan, dan kami langsung suruh cek mulai hari ini. Kalau aku temukan, pasti 99 persen aku cabut izinnya, dan tidak boleh lagi berbisnis di bidang itu. Itu tegas," tegasnya.
Baca Juga: Diangkut Pakai 6 Kapal, Mentan Amran Sita 1.000 Ton Beras Ilegal
Lebih lanjut Amran mengatakan bahwa Bapanas bersama Satuan Tugas (Satgas) telah mengerahkan tim untuk turun langsung ke lapangan mulai hari ini. Pemerintah akan menelusuri apakah permainan terjadi di tingkat penggemukan, distributor, atau pihak lainnya.
"Suruh cek, siapa yang bermain. Apakah penggemukannya, distributornya, atau siapa. Satgas sudah kami minta langsung turun. Pasti ketemu nanti siapa yang sebenarnya bermain-main," kata Amran.
Amran menegaskan, pemerintah tidak akan mentoleransi praktik permainan harga yang merugikan masyarakat luas. Ia juga memastikan akan bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang terbukti melanggar ketentuan dengan memainkan harga. "Hampir pasti izinnya aku cabut kalau dia coba-coba main-main. Aku yang cabut," tegas Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian pada Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Berbahayanya 1.000 Ton Beras Ilegal, Mentan Amran: Penghianatan Terhadap Petani
Menurut Amran, Pemerintah sejatinya telah memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku usaha, termasuk dengan menerbitkan kuota pengadaan sapi Bangkalan yang jumlahnya mencapai sekitar 700.000 ekor. Dengan ketersediaan tersebut, ia mempertanyakan alasan masih terjadinya lonjakan harga di tingkat pedagang.
"Apa masalahnya? Ini membuat susah orang banyak. Kalau aku temukan, dan kami langsung suruh cek mulai hari ini. Kalau aku temukan, pasti 99 persen aku cabut izinnya, dan tidak boleh lagi berbisnis di bidang itu. Itu tegas," tegasnya.
Baca Juga: Diangkut Pakai 6 Kapal, Mentan Amran Sita 1.000 Ton Beras Ilegal
Lebih lanjut Amran mengatakan bahwa Bapanas bersama Satuan Tugas (Satgas) telah mengerahkan tim untuk turun langsung ke lapangan mulai hari ini. Pemerintah akan menelusuri apakah permainan terjadi di tingkat penggemukan, distributor, atau pihak lainnya.
"Suruh cek, siapa yang bermain. Apakah penggemukannya, distributornya, atau siapa. Satgas sudah kami minta langsung turun. Pasti ketemu nanti siapa yang sebenarnya bermain-main," kata Amran.
(nng)
Lihat Juga :