WEF Davos 2026, Peta Jalan Ekonomi Global yang Perlu Dicermati Indonesia
Kamis, 22 Januari 2026 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Bagi Indonesia, isu ini dinilai relevan seiring masih terbatasnya tingkat adopsi AI. Hingga 2025, Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat adopsi AI di Indonesia baru mencapai 27,34 persen. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkirakan kebutuhan talenta digital mencapai sekitar 600.000 orang per tahun untuk memenuhi target 9 juta talenta digital pada 2030.
Baca Juga: Hadir Perdana di WEF 2026, Danantara Bakal Tawarkan Investor Akses Mineral Kritis
Selain teknologi, WEF Davos 2026 juga menempatkan keberlanjutan sebagai agenda penting melalui tema “How can we build prosperity within planetary boundaries?”. Forum ini mendorong pendekatan ekonomi yang regeneratif, sirkular, dan inklusif agar pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan daya dukung lingkungan.
Pada gelaran ke-56 ini, sekitar 3.000 peserta dari hampir 130 negara dijadwalkan hadir, mencerminkan keberagaman perspektif lintas sektor. Keterlibatan pelaku ekonomi digital Indonesia dalam forum tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif nasional dalam merespons dinamika global sekaligus mendorong pengembangan ekonomi digital yang inklusif, tepercaya, dan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :