Transformasi Bisnis IFG 2026, Perkuat Manajemen Risiko dan Pendekatan Konsumen
Jum'at, 23 Januari 2026 - 17:28 WIB
loading...
Indonesia Financial Group (IFG) memantapkan langkah transformasi bisnis menyeluruh yang akan dijalankan seluruh anggota holding pada tahun 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Financial Group (IFG) memantapkan langkah transformasi bisnis menyeluruh yang akan dijalankan seluruh anggota holding pada tahun 2026. Transformasi ini berfokus pada penguatan manajemen risiko dan customer centricity untuk mendorong ekspansi bisnis yang meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan.
Rencana strategis tersebut disampaikan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, dalam Town Hall Awal Tahun yang dihadiri jajaran manajemen dan karyawan IFG Group. Transform Business ditetapkan sebagai tema payung seluruh aktivitas perusahaan sepanjang 2026.
"Transformasi bisnis IFG diarahkan untuk menciptakan nilai yang melampaui profitabilitas semata, dengan memperkuat tata kelola serta menghadirkan layanan yang semakin relevan bagi kebutuhan pelanggan, berlandaskan semangat melayani sepenuh hati," ujar Hexana dikutip, Jumat (23/1/2026).
Baca Juga: IFG Life Catat Pembayaran Klaim Lebih Rp22,5 Triliun hingga September 2025
Komitmen tersebut diwujudkan dengan penerapan nilai-nilai perusahaan secara konsisten, mencakup disiplin risiko dan tata kelola, integritas dalam pengambilan keputusan, fokus pada pelanggan, keunggulan kinerja, serta kolaborasi lintas entitas. Transformasi ini didorong oleh penguatan kapabilitas digital sebagai enabler utama.
Hingga akhir 2025, aplikasi One by IFG telah menunjukkan kinerja solid dengan lebih dari 500 ribu unduhan dan didukung 370 ribu pengguna aktif. Aplikasi ini telah memfasilitasi lebih dari 250 ribu transaksi lintas layanan kesehatan, perlindungan, dan investasi, membuktikan terciptanya end-to-end customer journey terintegrasi dalam satu ekosistem digital.
Di sisi layanan publik, komitmen IFG tercermin dari percepatan pembayaran santunan oleh Jasa Raharja, yang kini dapat diproses dalam waktu tiga hari setelah tanggal kecelakaan atau kelengkapan dokumen. Langkah ini memperkuat citra layanan yang cepat dan berorientasi masyarakat.
Baca Juga: Transformasi Investasi, IFG Pastikan Keamanan Pemegang Polis
Untuk menjaga kualitas pertumbuhan, IFG mengarahkan anak perusahaannya membentuk fungsi Key Account Management. Kebijakan ini bertujuan mencegah perang harga dan memastikan struktur komisi agen serta broker tetap sehat, guna membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan nasabah dan mitra strategis.
Pada bidang investasi, penguatan kapabilitas dilakukan melalui Bahana TCW Investment Management dengan fokus pengembangan rekomendasi investasi berbasis Liability Driven Investment. Pendekatan ini dinilai krusial untuk memenuhi kebutuhan investor institusi, khususnya sektor asuransi, agar pengelolaan aset selaras dengan kewajiban jangka panjang.
Sebagai BUMN di bawah Danantara Indonesia, IFG menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan nasional melalui penciptaan nilai ekonomi berkelanjutan. Dengan agenda Transform Business 2026, IFG optimistis dapat memperkuat daya saing industri keuangan nasional sekaligus menghadirkan pertumbuhan yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Rencana strategis tersebut disampaikan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, dalam Town Hall Awal Tahun yang dihadiri jajaran manajemen dan karyawan IFG Group. Transform Business ditetapkan sebagai tema payung seluruh aktivitas perusahaan sepanjang 2026.
"Transformasi bisnis IFG diarahkan untuk menciptakan nilai yang melampaui profitabilitas semata, dengan memperkuat tata kelola serta menghadirkan layanan yang semakin relevan bagi kebutuhan pelanggan, berlandaskan semangat melayani sepenuh hati," ujar Hexana dikutip, Jumat (23/1/2026).
Baca Juga: IFG Life Catat Pembayaran Klaim Lebih Rp22,5 Triliun hingga September 2025
Komitmen tersebut diwujudkan dengan penerapan nilai-nilai perusahaan secara konsisten, mencakup disiplin risiko dan tata kelola, integritas dalam pengambilan keputusan, fokus pada pelanggan, keunggulan kinerja, serta kolaborasi lintas entitas. Transformasi ini didorong oleh penguatan kapabilitas digital sebagai enabler utama.
Hingga akhir 2025, aplikasi One by IFG telah menunjukkan kinerja solid dengan lebih dari 500 ribu unduhan dan didukung 370 ribu pengguna aktif. Aplikasi ini telah memfasilitasi lebih dari 250 ribu transaksi lintas layanan kesehatan, perlindungan, dan investasi, membuktikan terciptanya end-to-end customer journey terintegrasi dalam satu ekosistem digital.
Di sisi layanan publik, komitmen IFG tercermin dari percepatan pembayaran santunan oleh Jasa Raharja, yang kini dapat diproses dalam waktu tiga hari setelah tanggal kecelakaan atau kelengkapan dokumen. Langkah ini memperkuat citra layanan yang cepat dan berorientasi masyarakat.
Baca Juga: Transformasi Investasi, IFG Pastikan Keamanan Pemegang Polis
Untuk menjaga kualitas pertumbuhan, IFG mengarahkan anak perusahaannya membentuk fungsi Key Account Management. Kebijakan ini bertujuan mencegah perang harga dan memastikan struktur komisi agen serta broker tetap sehat, guna membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan nasabah dan mitra strategis.
Pada bidang investasi, penguatan kapabilitas dilakukan melalui Bahana TCW Investment Management dengan fokus pengembangan rekomendasi investasi berbasis Liability Driven Investment. Pendekatan ini dinilai krusial untuk memenuhi kebutuhan investor institusi, khususnya sektor asuransi, agar pengelolaan aset selaras dengan kewajiban jangka panjang.
Sebagai BUMN di bawah Danantara Indonesia, IFG menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan nasional melalui penciptaan nilai ekonomi berkelanjutan. Dengan agenda Transform Business 2026, IFG optimistis dapat memperkuat daya saing industri keuangan nasional sekaligus menghadirkan pertumbuhan yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan publik.
(nng)
Lihat Juga :