Transaksi Digital Naik Pesat, Perbankan Harus Tingkatkan Keamanan

Kamis, 17 September 2020 - 05:30 WIB
loading...
Transaksi Digital Naik...
Industri perbankan diminta meningkatkan keamanan seiring meningkatkan transaksi digital banking. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 dan berbagai intervensi pembatasan sosial yang diperlukan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 berdampak signifikan terhadap peningkatan tren penggunaan transaksi digital . Hal ini terjadi karena perubahan perilaku masyarakat yang beralih menggunakan transaksi digital seperti mobile banking atau perangkat transaksi virtual lainnya.

Meningkatnya transaksi digital berdampak pada kemampuan server yang juga perlu ditingkatkan, mengadopsi private cloud menjadi pilihan terbaik saat ini guna mengantisipasi transaksi digital yang meningkat cukup tajam ditengah pandemi saat ini, terutama di sektor krusial seperti perbankan.

Sektor perbankan perlu mengantisipasi lagging atau transaksi bottle neck ketika puncak transaksi terjadi. Melihat fenomena tersebut, PT Anabatic Digital Raya yang merupakan Sub Holding dari PT Anabatic Technologies Tbk dan Huawei Indonesia berkolaborasi melalui produk Huawei High Performance Server dan Storage untuk private cloud yang dapat memenuhi kebutuhan sektor perbankan dengan harga yang ekonomis.

Presiden Direktur Anabatic Digital Raya Nugraha Santosa mengatakan, pertumbuhan bisnis di era transformasi digital berkembang sangat pesat. Perusahaan harus bijak mengeluarkan investasi yang dapat meningkatkan keuntungan perusahaan saat ini. Opsi pembangunan private cloud untuk memenuhi kebutuhan server perbankan bisa menjadi solusi guna mengantisipasi transaksi digital banking per detik yang meningkat cukup tajam ditengah pandemi covid-19 saat ini.

"Anabatic sendiri memiliki banyak pengalaman dalam mengimplementasikan solusi private cloud melalui produk Huawei Server dan Storage di berbagai bank di Indonesia, selain stabil dan memiliki performa tinggi produk Huawei tergolong ekonomis di banding produk-produk lain yang sejenis," kata Nugraha di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga: Waspada, Pembobolan Digital Banking Bisa lewat SMS Lho!

Direktur Cloud dan AI BG Huawei Indonesia Jason Zhang, menambahkan Huawei, sebagai penyedia ICT infrastruktur terkemuka yang telah berdiri selama 20 tahun di Indonesia, berfokus pada pembangunan koneksi Indonesia yang lebih baik dan memungkinkan pengembangan ekonomi digital kedepannya.

"Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan PT Anabatic Digital Raya dalam menyediakan solusi infrastruktur untuk sektor perbankan, termasuk computing dan storage karena Huawei memiliki pengalaman yang kaya dalam proyek-proyek pada industri keuangan," jelasnya.

Baca Juga: Gesek ATM Mulai Nggak Laku, Nasabah Lebih Milih Digital Banking

Menurutnya Huawei berkomitmen untuk memberikan kinerja yang terdepan dan menawarkan keandalan, solusi cost-effective infrastruktur untuk meningkatkan pengalaman transaksi pelanggan, dan membangun kehidupan digitalisasi yang lebih nyaman. Solusi ini membantu memaksimalkan kecepatan pemrosesan setiap transaksi, nilai data masing-masing byte, dan memotong biaya penyimpanan setiap byte.

"Dengan private cloud, bank dapat mengelola, menerapkan, dan menggunakan layanan IT secara lebih fleksibel dan juga dapat secara khusus menggunakan private cloud untuk melakukan dan menganalisis informasi lebih cepat dan membuat keputusan lebih tepat," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
QRIS Tembus Global,...
QRIS Tembus Global, Industri Pembayaran Digital Masuk Fase Integrasi dan Kolaborasi
Transaksi Digital Melonjak...
Transaksi Digital Melonjak Jelang Lebaran, Menguji Kesiapan Sistem TI Perusahaan
Sukses! Pengguna BRImo...
Sukses! Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta User dengan Transaksi Tembus Rp7.057 Triliun Sepanjang 2025
Eksistensi E-Commerce...
Eksistensi E-Commerce dan Kinerja Inflasi
Rekomendasi
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved