Pertamina EP Mulai Pengembangan Lapangan Bambu Merah

Jum'at, 23 Januari 2026 - 21:17 WIB
loading...
Pertamina EP Mulai Pengembangan...
PT Pertamina EP bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) resmi memulai pengembangan Lapangan Bambu Merah (BMH). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina EP bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) resmi memulai pengembangan Lapangan Bambu Merah (BMH) yang terintegrasi dengan Stasiun Pengumpul Cilamaya Utara (SP CLU). Tahap awal proyek ditandai dengan dimulainya fabrikasi Gas Dehydration Package melalui pelaksanaan First Cutting Ceremony di workshop fabricator Cikarang, Jawa Barat, pada akhir 2025.

Kegiatan first cut of steel menandai dimulainya pekerjaan fabrikasi unit dehidrasi gas (Dehydration Unit/DHU) dan scrubber sebagai bagian dari peningkatan kapasitas pemrosesan gas Lapangan Bambu Merah. Proyek ini dilaksanakan sesuai ruang lingkup Optimasi Pengembangan Lapangan-Lapangan (OPLL) Bambu Merah–Cilamaya Selatan serta Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui SKK Migas.

"Tahap fabrikasi ini merupakan tonggak penting bagi proyek Bambu Merah. Kami berkomitmen melaksanakan seluruh pekerjaan dengan mengutamakan keselamatan, kualitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Dukungan dari SKK Migas, Pertamina EP Zona 7, Subang Field, serta mitra kerja menjadi modal penting untuk mencapai target operasional yang telah ditetapkan," ujar Manager Project Pertamina EP Zona 7 Ahmad Firdaus Fasa dalam keterangan pers, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: Pertamina EP Revitalisasi Lapangan Tua, Kejar Target Produksi 213 MBOEPD di 2025

Pengembangan Lapangan Bambu Merah dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas eksisting di SP CLU melalui peningkatan fasilitas produksi. Setelah proyek rampung, produksi minyak akan dialirkan ke Booster Station Cilamaya, sementara gas diproses agar memenuhi spesifikasi jual sebelum dikirim ke Stasiun Kompresor Gas Cilamaya dan digabungkan dengan produksi dari lapangan lain.



Untuk mendukung pengelolaan lingkungan, air terproduksi dari kegiatan hulu migas akan diinjeksikan kembali ke sumur-sumur injeksi melalui Water Injection Plant (WIP) yang berada di SP CLU. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan operasi berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan SKK Migas Taken MoU Optimalkan Produk Lokal Sektor Hulu Migas
Pertamina EP Integrasikan...
Pertamina EP Integrasikan Keberlanjutan dalam Operasi Hulu Migas
Satgas RAFI PHE 2026...
Satgas RAFI PHE 2026 Pastikan Operasi Hulu Migas Tetap Andal Selama Ramadan dan Idulfitri
RDMP Balikpapan Jadi...
RDMP Balikpapan Jadi Momentum Reintegrasikan Pertamina Hulu-Hilir di Bawah Komando Prabowo
Pertama Kali dalam 9...
Pertama Kali dalam 9 Tahun, Produksi Minyak Indonesia Naik di 2025
Pesan Harmoni Industri...
Pesan Harmoni Industri Hulu Migas dari Taman Buah Puspantara IKN
IPA Convex 2024 Tekankan...
IPA Convex 2024 Tekankan Ketahanan Energi Jadi Fokus Utama Industri Hulu Migas
Dukungan Fiskal Demi...
Dukungan Fiskal Demi Miliaran Dolar
Rekomendasi
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved