Pertamina EP Mulai Pengembangan Lapangan Bambu Merah
Jum'at, 23 Januari 2026 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Secara keseluruhan, pengembangan struktur Bambu Merah diproyeksikan menghasilkan produksi puncak sebesar 8 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) gas serta 300 barel fluida per hari (BLPD) minyak atau setara 292,5 barel minyak per hari (BOPD) secara net. Fasilitas yang dikembangkan meliputi gas scrubber berkapasitas 8 MMSCFD, DHU berkapasitas 9 MMSCFD, penambahan tiga unit kompresor gas masing-masing 0,5 MMSCFD, serta fasilitas pendukung lainnya.
Baca Juga: Pertamina EP Temukan Potensi Migas Baru di Sumur South Akasia Cinta
Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7 Wazirul Luthfi menegaskan proyek tersebut memiliki nilai strategis bagi ketahanan energi nasional. “Pengembangan fasilitas produksi di Cilamaya Utara merupakan wujud komitmen Pertamina EP Zona 7 untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan. Kami memastikan setiap tahap pekerjaan berjalan sesuai aspek HSSE dan tata kelola, dengan koordinasi intensif dengan SKK Migas serta pemangku kepentingan lainnya,” katanya.
Pekerjaan fabrikasi dilaksanakan oleh PT Bahana Karya Mandiri dengan durasi 280 hari kalender sejak 5 Desember 2025. Setelah fabrikasi selesai, paket DHU akan dikirim ke SP CLU pada pertengahan September 2026 untuk dilanjutkan dengan tahap konstruksi dan commissioning selama sekitar dua bulan, dengan target fasilitas beroperasi (onstream) pada November 2026.
Baca Juga: Pertamina EP Temukan Potensi Migas Baru di Sumur South Akasia Cinta
Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7 Wazirul Luthfi menegaskan proyek tersebut memiliki nilai strategis bagi ketahanan energi nasional. “Pengembangan fasilitas produksi di Cilamaya Utara merupakan wujud komitmen Pertamina EP Zona 7 untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan. Kami memastikan setiap tahap pekerjaan berjalan sesuai aspek HSSE dan tata kelola, dengan koordinasi intensif dengan SKK Migas serta pemangku kepentingan lainnya,” katanya.
Pekerjaan fabrikasi dilaksanakan oleh PT Bahana Karya Mandiri dengan durasi 280 hari kalender sejak 5 Desember 2025. Setelah fabrikasi selesai, paket DHU akan dikirim ke SP CLU pada pertengahan September 2026 untuk dilanjutkan dengan tahap konstruksi dan commissioning selama sekitar dua bulan, dengan target fasilitas beroperasi (onstream) pada November 2026.
(nng)
Lihat Juga :