Haleon Garap PLTS Atap, Sektor Kesehatan Pacu Transisi Energi

Jum'at, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB
loading...
Haleon Garap PLTS Atap,...
Haleon Indonesia menjadi salah satu contoh pemanfaatan PLTS atap. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Meningkatnya kebutuhan produk kesehatan secara global mendorong industri kesehatan menghadapi tantangan baru, tidak hanya dalam menjaga kualitas dan keamanan produk, tetapi juga dalam mengelola dampak lingkungan dari proses produksinya. Tingginya standar operasional membuat sektor ini membutuhkan pasokan energi yang stabil, aman, dan berkelanjutan.

Kondisi tersebut kerap menjadikan adopsi energi terbarukan dipandang sebagai langkah yang tidak mudah. Namun di sisi lain, kebutuhan akan energi yang andal justru membuka peluang besar bagi industri kesehatan untuk berkontribusi pada upaya dekarbonisasi dan transisi energi nasional.

"Dalam industri kesehatan, keberlanjutan bukan lagi inisiatif tambahan, melainkan bagian dari komitmen inti perusahaan. Operasional PLTS Atap pertama kami di Indonesia merupakan tonggak penting dalam perjalanan dekarbonisasi Haleon," jelas Direktur Pulogadung Site Haleon Indonesia, Suwandi Yulia Putra, dalam keterangan resminya, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: Pemerintah Rancang Proyek PLTS Skala Besar, Tiap Desa Bakal Terpasang 1 MW

Haleon Indonesia menjadi salah satu contoh pemanfaatan peluang tersebut melalui peresmian operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya di Pulogadung, Jakarta Timur. Fasilitas manufaktur ini tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga menjadi bagian penting dari rantai pasok regional Asia Tenggara.

PLTS Atap berkapasitas 416,97 kWp tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 577.647 kWh energi hijau per tahun. Pemanfaatan energi bersih ini berpotensi mengurangi emisi lebih dari 449 ton CO₂e per tahun, setara dengan daya serap karbon lebih dari 7.460 pohon setiap tahunnya.



Energi terbarukan yang dihasilkan akan langsung digunakan untuk mendukung proses produksi berbagai produk kesehatan konsumen yang diproduksi di Indonesia, sekaligus memperkuat efisiensi operasional pabrik.

Baca Juga: Bangun PLTS 25,7 MWp di WK Rokan, Pertamina Hemat Rp50 Miliar per Tahun

Proyek PLTS Atap ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan SUN Energy. CEO SUN Energy Jefferson Kuesar menyebut sektor kesehatan sebagai sektor strategis dalam percepatan transisi energi, mengingat tingginya standar operasional yang diterapkan industri ini.

"Industri kesehatan memiliki standar operasional yang sangat ketat. Ketika perusahaan seperti Haleon memilih energi terbarukan, hal ini memberikan pesan kuat bahwa transisi energi adalah kebutuhan lintas sektor," tutup Jefferson.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Energi Bersih,...
Dorong Energi Bersih, ABCPI Pasang PLTS Atap di Pabrik Karawang
PLTS Atap Mulai Dibangun,...
PLTS Atap Mulai Dibangun, PLN Kantongi Izin 5.746 MW hingga 2028
Pemanfaatan PLTS Atap...
Pemanfaatan PLTS Atap untuk Mengurangi Emisi Karbon
Rekomendasi
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved