Utang Negara Uni Eropa Makin Gendut di Tengah Peningkatan Belanja Militer Rp7.538 Triliun

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:03 WIB
loading...
Utang Negara Uni Eropa...
Rasio utang terhadap PDB negara anggota Uni Eropa melampaui 82% pada kuartal ketiga 2025, tingkat tertinggi dalam dua tahun, menurut data resmi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Utang pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa (UE) mencapai level tertinggi dalam dua tahun pada kuartal ketiga tahun lalu. Bahkan beban utang beberapa negara menyentuh rekor di tengah militerisasi yang semakin meningkat di blok tersebut, menurut data terbaru.

Hingga akhir September 2025, rasio utang bruto pemerintah terhadap PDB di blok tersebut berada pada posisi 82,1%, atau level tertinggi sejak 2023. Laporan tersebut berdasarkan data yang dirilis badan statistik Eurostat.

Baca Juga: Eropa dan AS Saling Gebuk demi Greenland, Paket Tarif Balasan Rp1.825 Triliun Disiapkan

Angka ini menandai kebalikan dari periode penurunan tingkat utang pasca-pandemi, menunjukkan bahwa keuangan blok Uni Eropa kembali memburuk setelah pemerintah melakukan pinjaman secara besar-besaran selama krisis Covid-19 dan kemudian mulai mencoba memperbaiki anggaran.



Beban utang mencapai tingkat tertinggi di era modern pada sejumlah negara, seperti Prancis, Polandia, dan Rumania, yang masing-masing mencatatkan rasio sebesar 117,7%, 58,1%, dan 58,9%. Polandia dan Rumania mengalami kenaikan tahunan paling mencolok dimana untuk masing-masing sebesar 5 dan 5,5 poin secara persentase seperti dilansir RT.

Bagi warga biasa, utang pemerintah yang lebih tinggi sering kali berarti pemerintah harus menaikkan pajak atau mengurangi pengeluaran untuk layanan publik dan investasi guna mengelola beban dan membayar bunga.

Pejabat di Brussels secara tegas mengaitkan tekanan fiskal terbaru dengan kebutuhan militer. Menurut Komisi Eropa, “lingkungan strategis yang cepat memburuk,” seperti konflik Ukraina dan ancaman Rusia, memerlukan peningkatan signifikan dalam pengeluaran militer.

Rencana 'Readiness 2030' komisi ini dirancang untuk menambah 2 poin persentase pada rasio utang UE pada tahun 2028. Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Jadi Rp7.153 Triliun per November 2025

Sementara itu belanja militer Uni Eropa meningkat dari 218 miliar euro atau setara Rp4.313 triliun (dengan kurs Rp19.787 per USD) pada 2021, dan diproyeksikan pada tahun 2025 menyentuh 381 miliar euro yang jika dirupiahkan mencapai Rp7.538 triliun. Lonjakan yang dilaporkan diyakini “dipercepat” oleh eskalasi konflik Ukraina pada 2022. Sejak itu, banyak pejabat Barat mengklaim bahwa Rusia bisa mengancam negara-negara UE.

Sementara itu Moskow menepis tuduhan itu sebagai “omong kosong” yang menurut Rusia dimaksudkan untuk menimbulkan ketakutan dan mengecam apa yang disebutnya sebagai “militarisasi sembrono” oleh Barat.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, para pemimpin Uni Eropa melebih-lebihkan bahaya yang ada, dimana diklaim untuk mendorong agenda politik mereka sendiri dan menyalurkan uang ke industri senjata. Ditekankan juga bahwa Rusia tidak berniat menghadapi blok tersebut secara militer.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
TERUNGKAP! Dokter Tifa...
TERUNGKAP! Dokter Tifa Terjerat Utang Ratusan Juta, Apartemen Disita PN Jakarta Selatan
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rekomendasi
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved