Dorong Ekspansi 2026, WINR Siapkan 5 Proyek Strategis Senilai Rp400 Miliar
Senin, 26 Januari 2026 - 19:35 WIB
loading...
PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) bersiap melakukan ekspansi agresif dengan meluncurkan lima proyek strategis di wilayah Jabodetabek pada periode 2026–2027. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) bersiap melakukan ekspansi agresif dengan meluncurkan lima proyek strategis di wilayah Jabodetabek pada periode 2026–2027. Langkah ini diproyeksikan mampu memperkuat posisi perseroan di pasar properti nasional dengan target nilai penjualan (marketing sales) mencapai Rp400 miliar.
Direktur Utama Winner Nusantara Jaya, Yusmen Liu, menegaskan selain memastikan progres fisik, pihaknya fokus memberikan kemudahan bagi pembeli. "Kami menyadari bahwa akses pembiayaan adalah kunci bagi konsumen. Karena itu, selain dukungan modal kerja, kami menjalin kolaborasi khusus dengan perbankan untuk memberikan berbagai benefit eksklusif bagi konsumen Winner," ujar dia dalam pernyataannya, Senin (26/1/2026).
Baca Juga: Investor Dubai Investasi di IKN Rp4 Triliun, Bangun Mal hingga Masjid
Seluruh proyek baru ini berlokasi di titik-titik prestisius dengan nilai investasi tinggi. Manajemen menargetkan pembangunan rampung dalam kurun waktu dua tahun sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat pertumbuhan nilai investasi bagi para pemegang saham.
Ekspansi besar-besaran ini memanfaatkan momentum kebangkitan sektor properti nasional yang diprediksi memasuki siklus positif pada 2026. Optimisme ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 2027 sebagai stimulus utama daya beli masyarakat.
Selain dukungan regulasi, WINR membidik permintaan hunian tapak (landed house) yang tetap solid di wilayah penyangga seperti Bogor dan Tangerang. Segmen ini didominasi oleh kelompok end-user dan keluarga muda yang membutuhkan hunian berkualitas dengan aksesibilitas yang memadai.
Faktor konektivitas juga menjadi alasan utama pemilihan lokasi proyek. Masifnya infrastruktur transportasi seperti LRT, MRT, dan jalan tol baru di Jabodetabek diyakini akan meningkatkan nilai aset properti milik WINR secara signifikan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para penghuninya kelak.
Baca Juga: Realisasi Investasi Sepanjang 2025 Capai Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja
Guna menjamin kelancaran pembangunan, WINR telah mengamankan dukungan permodalan melalui kerja sama strategis dengan sejumlah bank nasional ternama. Fasilitas modal kerja ini menjadi jaminan bagi perseroan untuk menjaga jadwal konstruksi tetap tepat waktu dengan standar kualitas bangunan yang optimal.
Melalui integrasi lokasi strategis, kepastian jadwal pembangunan, dan skema pembiayaan KPR yang kompetitif, WINR optimistis tahun 2026 akan menjadi titik balik transformasi besar. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendorong performa keuangan perusahaan, tetapi juga memperkuat daya saing industri properti.
Direktur Utama Winner Nusantara Jaya, Yusmen Liu, menegaskan selain memastikan progres fisik, pihaknya fokus memberikan kemudahan bagi pembeli. "Kami menyadari bahwa akses pembiayaan adalah kunci bagi konsumen. Karena itu, selain dukungan modal kerja, kami menjalin kolaborasi khusus dengan perbankan untuk memberikan berbagai benefit eksklusif bagi konsumen Winner," ujar dia dalam pernyataannya, Senin (26/1/2026).
Baca Juga: Investor Dubai Investasi di IKN Rp4 Triliun, Bangun Mal hingga Masjid
Seluruh proyek baru ini berlokasi di titik-titik prestisius dengan nilai investasi tinggi. Manajemen menargetkan pembangunan rampung dalam kurun waktu dua tahun sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat pertumbuhan nilai investasi bagi para pemegang saham.
Ekspansi besar-besaran ini memanfaatkan momentum kebangkitan sektor properti nasional yang diprediksi memasuki siklus positif pada 2026. Optimisme ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 2027 sebagai stimulus utama daya beli masyarakat.
Selain dukungan regulasi, WINR membidik permintaan hunian tapak (landed house) yang tetap solid di wilayah penyangga seperti Bogor dan Tangerang. Segmen ini didominasi oleh kelompok end-user dan keluarga muda yang membutuhkan hunian berkualitas dengan aksesibilitas yang memadai.
Faktor konektivitas juga menjadi alasan utama pemilihan lokasi proyek. Masifnya infrastruktur transportasi seperti LRT, MRT, dan jalan tol baru di Jabodetabek diyakini akan meningkatkan nilai aset properti milik WINR secara signifikan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para penghuninya kelak.
Baca Juga: Realisasi Investasi Sepanjang 2025 Capai Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja
Guna menjamin kelancaran pembangunan, WINR telah mengamankan dukungan permodalan melalui kerja sama strategis dengan sejumlah bank nasional ternama. Fasilitas modal kerja ini menjadi jaminan bagi perseroan untuk menjaga jadwal konstruksi tetap tepat waktu dengan standar kualitas bangunan yang optimal.
Melalui integrasi lokasi strategis, kepastian jadwal pembangunan, dan skema pembiayaan KPR yang kompetitif, WINR optimistis tahun 2026 akan menjadi titik balik transformasi besar. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendorong performa keuangan perusahaan, tetapi juga memperkuat daya saing industri properti.
(nng)
Lihat Juga :