Digitalisasi Maritim, Pelni dan DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:40 WIB
loading...
Digitalisasi Maritim,...
Pelni perkuat transformasi digital dalam operasional pelayaran melalui sistem berbasis teknologi untuk meningkatkan monitoring perjalanan kapal, perencanaan rute, serta pengelolaan jadwal terintegrasi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni terus memperkuat transformasi digital dalam operasional pelayaran melalui pemanfaatan sistem berbasis teknologi untuk meningkatkan monitoring perjalanan kapal, perencanaan rute, serta pengelolaan jadwal secara terintegrasi. Penguatan sistem ini memungkinkan proses pengambilan keputusan dilakukan secara berbasis data, sehingga operasional armada dapat berjalan lebih efisien, terukur, dan andal dalam mendukung layanan kepada masyarakat.

Langkah digitalisasi operasional tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong digitalisasi sektor transportasi dan logistik laut guna meningkatkan efisiensi operasional dan ketepatan layanan. Modernisasi sistem pelayaran ini menjadi bagian dari upaya Pelni dalam mendukung pengembangan industri maritim nasional, sekaligus meningkatkan ketepatan jadwal, keselamatan pelayaran, serta kualitas layanan bagi penumpang dan pengguna jasa.

Pelni melakukan transformasi digital sektor maritim nasional dengan mengimplementasikan Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO). Langkah ini ditempuh melalui kerja sama strategis dengan BuanterOne, penyedia layanan telekomunikasi satelit di bawah naungan PT Dwi Tunggal Putra (DTP), untuk periode 2026-2029.

Baca Juga: Pelni Tegaskan Peran Strategis dalam Mendukung Konektivitas Wilayah 3TP

Kerja sama tersebut ditandai dengan seremoni kick-off yang digelar di atas KM Nggapulu saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (27/2). Pemilihan lokasi di atas kapal menegaskan komitmen PELNI dalam menghadirkan teknologi langsung ke jantung operasional pelayaran nasional.

Digitalisasi Maritim, Pelni dan DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne


Sebelumnya Pelni telah menggunakan layanan telekomunikasi berbasis satelit Geostationary Earth Orbit (GEO). Satelit GEO berada pada ketinggian sekitar 35.786 km dari Bumi, sedangkan LEO lebih dekat yaitu sekitar 500-1.200 km.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Digital Innovation Awards...
Digital Innovation Awards 2026 jadi Bukti Kekuatan Transformasi, Ini Daftar Pemenangnya
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Lewat Indonesia Tech...
Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Kokohkan Fondasi Digital Nasional
Rekomendasi
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved