Digitalisasi Maritim, Pelni dan DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne
Selasa, 27 Januari 2026 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: PT Pelni Buka Lowongan Kerja Kelasi hingga Dokter, Batas Usia 45 Tahun
Selain itu sistem ini dilengkapi layanan komunikasi suara melalui SatPhone dan VoIP, infrastruktur Wi-Fi kapal, serta out-of-band management yang memungkinkan pengelolaan dan pemeliharaan perangkat dilakukan dari jarak jauh.
“Melalui konvergensi teknologi satelit LEO dan sistem monitoring seperti AIS dan VMS, manajemen PELNI dapat memiliki visibilitas penuh terhadap armada setiap saat. Kami membawa teknologi masa depan ke kapal hari ini untuk mendukung operasional yang lebih aman, efisien, dan terukur,” kata Budi.
Implementasi SisKomKap berbasis satelit ini diharapkan mampu mengoptimalkan proses bisnis Pelni dengan menghubungkan kantor pusat dan armada secara real-time. Di tengah meningkatnya mobilitas penumpang dan distribusi logistik nasional pada 2026, sistem komunikasi yang andal menjadi prasyarat utama bagi Pelni dalam menjawab tantangan industri maritim 4.0, sekaligus memperkuat peran strategis BUMN pelayaran ini dalam menjaga konektivitas dan persatuan wilayah kepulauan Indonesia.
Selain itu sistem ini dilengkapi layanan komunikasi suara melalui SatPhone dan VoIP, infrastruktur Wi-Fi kapal, serta out-of-band management yang memungkinkan pengelolaan dan pemeliharaan perangkat dilakukan dari jarak jauh.
“Melalui konvergensi teknologi satelit LEO dan sistem monitoring seperti AIS dan VMS, manajemen PELNI dapat memiliki visibilitas penuh terhadap armada setiap saat. Kami membawa teknologi masa depan ke kapal hari ini untuk mendukung operasional yang lebih aman, efisien, dan terukur,” kata Budi.
Implementasi SisKomKap berbasis satelit ini diharapkan mampu mengoptimalkan proses bisnis Pelni dengan menghubungkan kantor pusat dan armada secara real-time. Di tengah meningkatnya mobilitas penumpang dan distribusi logistik nasional pada 2026, sistem komunikasi yang andal menjadi prasyarat utama bagi Pelni dalam menjawab tantangan industri maritim 4.0, sekaligus memperkuat peran strategis BUMN pelayaran ini dalam menjaga konektivitas dan persatuan wilayah kepulauan Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :