Gandeng Krisna Bali, Wamen Viva Yoga Buka Jalan UMKM Mesuji Tembus Pasar Ritel

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:05 WIB
loading...
Gandeng Krisna Bali,...
Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi menjalin kemitraan strategis untuk membuka pasar bagi produk unggulan masyarakat di kawasan transmigrasi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
MESUJI - Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi menjalin kemitraan strategis untuk membuka pasar bagi produk unggulan masyarakat di kawasan transmigrasi. Kerja sama dengan jaringan ritel besar seperti Toko Oleh-Oleh Krisna Bali menjadi langkah nyata hilirisasi produk.

Sinergi tersebut ditegaskan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat berkunjung ke Desa Tanjung Menang Raya, Kabupaten Mesuji, Lampung, Jumat (23/1/2026). Kunjungan tersebut juga dihadiri pemilik Toko Oleh-Oleh Krisna Bali, Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Krisna.

"Kami mendorong ada kerja sama antara pelaku usaha UMKM dengan Toko Oleh-Oleh Krisna Bali agar produk pertanian transmigran dan warga bisa dijual di berbagai outletnya yang tersebar tidak hanya di Bali namun juga di kota lainnya," ujar Viva Yoga.

Baca Juga: Panen Raya Padi di Telang, Wamen Viva Yoga: Kawasan Transmigrasi Berkontribusi Menjadi Lumbung Pangan

Ia menegaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kementerian untuk tidak hanya membangun permukiman, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan transmigrasi. Upaya hilirisasi dengan melibatkan industri dan pasar modern menjadi kunci.

Viva Yoga mengapresiasi potensi besar yang dimiliki Kawasan Transmigrasi Mesuji, seperti hasil panen melon yang disaksikannya, serta padi, pisang, dan singkong. Menurutnya, setiap wilayah memiliki keunggulan komoditas berbeda yang harus dikembangkan.

"Kementerian Transmigrasi mengembangkan potensi yang ada sesuai dengan karakter dan keunggulan produk wilayah. Kalau di Polewali Mandar Sulawesi Barat kita kembangkan kakao, di Bungo Jambi sawit, di Banyuasin Sumatera Selatan padi, dan di Kampar Riau nanas," jelasnya.



Kehadiran Ajik Krisna di tengah masyarakat Mesuji diharapkan menjadi motivasi dan jembatan pemasaran. Jaringan Toko Krisna Bali yang memiliki 34 outlet dengan daya serap puluhan ribu wisatawan per hari dinilai sebagai peluang emas bagi produk UMKM lokal untuk naik kelas.

Viva Yoga menekankan, pengembangan UMKM di kawasan transmigrasi tidak boleh lagi sekadar berskala kecil, tetapi harus berorientasi nasional bahkan ekspor. Untuk itu, dukungan investor dan sinergi dengan berbagai pihak mutlak diperlukan. "Bila rantai produksi ini berjalan, akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Mesuji harus ada produk unggulan sehingga memiliki daya tawar yang tinggi," tegasnya.

Baca Juga: Gelar Festival Nanas, Wamen Viva Yoga Dorong Jadi Komoditas Unggulan dari Kawasan Transmigrasi

Kabupaten Mesuji sendiri merupakan bukti nyata keberhasilan program transmigrasi dalam membentuk wilayah administrasi baru yang produktif. Daerah dengan ciri khas budaya Bali yang kuat ini menunjukkan bagaimana transmigrasi melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi sosial baru.

Kemitraan dengan Toko Oleh-Oleh Krisna Bali menjadi model konkret yang diharapkan dapat direplikasi di kawasan transmigrasi lainnya. Langkah ini sejalan dengan visi untuk mengoptimalkan potensi lokal sehingga memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan transmigran dan kontribusi bagi perekonomian nasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rekomendasi
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved