Dampak Ngeri Jika Bursa RI Turun Kasta, Dana Asing Terancam Keluar Rp838 Triliun

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:03 WIB
loading...
A A A
Menurut Pandu, dampak turunnya status tidak hanya pada besaran arus keluar modal, tetapi juga pada persepsi dan posisi Indonesia di mata investor global. "Saya membaca list frontier market, ada negara seperti Bangladesh, Pakistan, Senegal. Mungkin ini cita-cita dari regulasi saya tidak tahu, saya serahkan kepada regulator," ujarnya, menyoroti perbedaan kelas antara pasar berkembang (emerging) dan pasar frontier.

Secara prinsip, turunnya klasifikasi akan menempatkan Indonesia dalam kategori yang sama dengan beberapa negara dengan skala ekonomi dan kedalaman pasar yang lebih kecil. Hal ini berpotensi mengurangi aliran investasi portofolio jangka panjang dan meningkatkan biaya modal bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Baca Juga: IHSG Rontok 8%, Harga Emas Semakin Berkilau, Ada Apa?

Sebagai lembaga investasi, Pandu menegaskan fokus Danantara tetap pada pengembangan portofolio, termasuk di pasar modal. Namun, kedalaman pasar dan likuiditas menjadi faktor penentu utama. “Kami ingin capital market yang lebih dalam. Ini sudah kami sampaikan secara eksplisit,” tegasnya.

Ancaman ini menyoroti urgensi perbaikan regulasi dan tata kelola pasar modal Indonesia. Tanpa langkah korektif yang cepat dan tepat dari otoritas, potensi penurunan status bukan lagi wacana, melainkan risiko nyata yang dapat melemahkan stabilitas sistem keuangan dan menghambat pembiayaan pembangunan ekonomi nasional di masa depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Rekomendasi
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved