Kepercayaan Pelanggan Menguat, Angkutan Kontainer KAI Logistik Tumbuh 8%

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:48 WIB
loading...
Kepercayaan Pelanggan...
KAI Logistik mencatat pertumbuhan volume angkutan kontainer sepanjang 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat pertumbuhan volume angkutan kontainer sebesar 8% sepanjang 2025, dari 2,3 juta ton menjadi 2,5 juta ton. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan kontainer KAI Logistik yang merupakan salah satu layanan pada segmen KALOG Plus sebagai solusi distribusi barang skala besar yang andal, tepat waktu, dan efisien.

"Kinerja positif tersebut semakin menguat pada triwulan IV-2025. Pada periode ini, volume angkutan kontainer tumbuh sekitar 17% atau mencapai lebih dari 701 ribu ton, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga triwulan sebelumnya yang berada di kisaran 600 ribu ton. Tren ini menunjukkan peningkatan permintaan yang konsisten sekaligus kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan KAI Logistik," ujar Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar dalam pernyataannya, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: Perluas Jangkauan, KAI Logistik Tambah 43 Titik Layanan Baru

Peningkatan volume sepanjang 2025 didorong oleh berbagai langkah optimalisasi layanan angkutan kontainer. Salah satunya tercermin dari peningkatan volume pada segmen angkutan reefer yang menegaskan kepercayaan pelanggan terhadap moda kereta api sebagai solusi distribusi produk segar dan perishable. Pertumbuhan angkutan kontainer juga ditopang oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan kapasitas operasional, antara lain melalui peningkatan kapasitas Container Yard (CY) Klari yang mampu melayani penambahan volume hingga ±1.360 TEUs per bulan, pengembangan Kawasan Ronggowarsito serta penambahan kapasitas angkut melalui pengoperasian KA KALOG 3.

Sejalan dengan peningkatan layanan, KAI Logistik juga memperluas sertifikasi halal ke Terminal Ronggowarsito, melengkapi tiga titik yang telah tersertifikasi, yakni Terminal Barang Area Sungai Lagoa, Klari, dan Kalimas. Penambahan titik layanan bersertifikat halal ini memberikan jaminan kepatuhan syariah bagi pelanggan, khususnya di sektor industri halal seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).



Dari sisi komposisi pelanggan, angkutan kontainer didukung oleh beragam sektor industri. Perusahaan forwarding masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 85%, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konsolidasi muatan dan distribusi antarkawasan. Sektor FMCG berkontribusi sekitar 11%, yang didorong oleh permintaan distribusi yang stabil dan berkelanjutan. Adapun sektor shipping dan logistik pelayaran memberikan kontribusi sekitar 4%.

Baca Juga: KAI Logistik Angkut Lebih 17 Juta Ton Barang di Kuartal III-2025

Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, KAI Logistik juga memperkuat komitmen terhadap green logistics melalui berbagai inovasi berkelanjutan. "Komitmen kami terhadap green logistics tidak hanya pada inisiatif pencantuman informasi emisi di invoice pelanggan. Kami telah melangkah lebih jauh dengan penguatan komitmen melalui perhitungan emisi Gas Rumah Kaca Tier 3 dan pelaporan emisi sesuai standar ISO 14083. KAI Logistik menjadi pionir dalam implementasi ini di sektor logistik perkeretaapian," tegas Fahdel.

Ke depan, KAI Logistik akan terus melakukan berbagai inovasi untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. "Kami berkomitmen untuk terus menambah relasi, meningkatkan kapasitas angkut, serta mengembangkan layanan dan infrastruktur logistik yang berkelanjutan. Langkah ini kami lakukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem logistik nasional yang lebih hijau dan efisien," tutup Fadhel.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Jangkauan Layanan,...
Perluas Jangkauan Layanan, Operasional BGR Logistik Makin Kuat di Madura
Lima Tahun Berjalan,...
Lima Tahun Berjalan, KiriminAja Membangun Logistik Terintegrasi
ALFI Mendorong Transformasi...
ALFI Mendorong Transformasi Logistik Agar Berdaya Saing Global
Era Serba Cepat, Fulfillment...
Era Serba Cepat, Fulfillment All-in-One Kunci Skalabilitas dan Efisiensi Bisnis
Pakar Sebut Logistik...
Pakar Sebut Logistik Indonesia Butuh Sistem Regulasi Jelas dan Terintegrasi
Pos Indonesia dan BPKH...
Pos Indonesia dan BPKH Sinergi Tingkatkan Layanan Logistik Haji dan Umrah
JICT Komitmen Jaga Kelancaran...
JICT Komitmen Jaga Kelancaran Logistik Nasional di 2026
Pelindo Mengajar, Dirut...
Pelindo Mengajar, Dirut JICT Ajak Siswa SMAN 52 Jakarta Mengenal Dunia Pelabuhan
Momentum Perubahan,...
Momentum Perubahan, Munas PPLI Tetapkan Hesti Darmayanti Jadi Ketua Umum
Rekomendasi
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved