Inovasi dan Digitalisasi Jadi Tuntutan Efisiensi Industri Alat Berat
Minggu, 01 Februari 2026 - 11:03 WIB
loading...
Multi Power menegaskan perannya sebagai mitra strategis industri alat berat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Transformasi industri alat berat ke depan dinilai akan semakin menuntut efisiensi dan ketepatan pengelolaan aset di tengah dinamika sektor pertambangan dan konstruksi. Kondisi tersebut mendorong pelaku industri untuk beralih dari sekadar penyedia komponen menuju pendekatan berbasis solusi operasional.
"Standar kerja yang konsisten, didukung inovasi berkelanjutan, digitalisasi proses, serta pengembangan sumber daya manusia, menjadi fondasi dalam menghadirkan solusi yang bernilai bagi pelanggan," ujar Perwakilan Manajemen Multi Power, Joseph Effendy dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Pelatihan Alat Berat Modern Perkuat Kesiapan Kerja SDM di Ternate
Selama lebih dari tiga dekade, Multi Power membangun posisinya sebagai penyedia solusi undercarriage dan ground-engaging tools (G.E.T.) bagi industri alat berat di Indonesia. Perjalanan 35 tahun perusahaan tersebut diperingati melalui kegiatan Fun Walk & Gathering yang digelar di Airdome PIK 2, Jakarta, pada 31 Januari 2026.
"Standar kerja yang konsisten, didukung inovasi berkelanjutan, digitalisasi proses, serta pengembangan sumber daya manusia, menjadi fondasi dalam menghadirkan solusi yang bernilai bagi pelanggan," ujar Perwakilan Manajemen Multi Power, Joseph Effendy dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Pelatihan Alat Berat Modern Perkuat Kesiapan Kerja SDM di Ternate
Selama lebih dari tiga dekade, Multi Power membangun posisinya sebagai penyedia solusi undercarriage dan ground-engaging tools (G.E.T.) bagi industri alat berat di Indonesia. Perjalanan 35 tahun perusahaan tersebut diperingati melalui kegiatan Fun Walk & Gathering yang digelar di Airdome PIK 2, Jakarta, pada 31 Januari 2026.
Lihat Juga :