Utang AS Bengkak Tembus Rp637.393 Triliun, Ray Dalio Ingatkan Runtuhnya Sistem Moneter Global

Minggu, 01 Februari 2026 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Khamenei Ancam Perang Besar Akan Terjadi di Timur Tengah jika AS Gelar Invasi ke Iran

Sejumlah analis menilai peringatan Dalio kian relevan seiring meningkatnya upaya dedolarisasi oleh negara-negara BRICS. Rusia dan China, misalnya, telah menyelesaikan sekitar 90% perdagangan bilateral mereka menggunakan rubel dan yuan tanpa melibatkan dolar AS.

Upaya dedolarisasi tersebut juga ditandai dengan peluncuran The Unit pada Desember 2025, yakni mata uang penyelesaian digital BRICS yang didukung emas dan mata uang negara anggota. Langkah ini mencerminkan pergeseran struktural dalam sistem keuangan global yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun.

Emas Jadi Pelindung

Di sisi lain, bank-bank sentral dunia tercatat membeli lebih dari 1.100 ton emas sepanjang 2025 sebagai upaya lindung nilai terhadap risiko mata uang fiat. Dalio pun merekomendasikan investor untuk menempatkan sekitar 10–15% portofolio mereka pada emas sebagai perlindungan terhadap potensi depresiasi mata uang. "Kebanyakan orang biasanya tidak memiliki jumlah emas yang memadai dalam portofolionya."

Negara-negara BRICS secara kolektif menguasai lebih dari 6.000 ton cadangan emas yang digunakan untuk menopang sistem pembayaran alternatif. Peningkatan minat terhadap emas juga tercermin dari data Google Trends yang menunjukkan kecemasan publik terhadap pelemahan dolar AS mencapai rekor tertinggi pada kuartal terakhir 2025.

Baca Juga: Waswas Dolar AS Runtuh, BRICS Timbun Emas Bangun Sistem Keuangan Baru
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved