Banyak Saham Tenggelam di Zona Merah, OJK Bilang Begini

Senin, 02 Februari 2026 - 20:28 WIB
loading...
Banyak Saham Tenggelam...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bicara soal pelemahan IHSG hari ini Senin (2/2/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026) disebabkan aksi rebalancing portofolio investor.

Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa IHSG ditutup melemah 4,88 persen ke level 7.922,73. Meski demikian, di balik penurunan indeks tersebut terdapat sejumlah indikator positif yang patut dicermati.

"Salah satu hal baik yang perlu kita lihat, setelah empat hari berturut-turut investor asing mencatatkan net sell, hari ini asing justru membukukan net buy sebesar Rp654,9 miliar. Ini tentu menjadi sinyal positif," ujar Friderica dalam konferensi pers di Gedung BEI, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Purbaya soal IHSG Kebakaran Lagi: Kalau Saya Sih Akan Serok dari Bawah

Ia menjelaskan, tekanan yang terjadi di pasar saham domestik juga sejalan dengan kondisi global dan regional. Sebab menurutnya sejumlah indeks utama di kawasan Asia tercatat melemah cukup dalam.

"Secara regional, indeks-indeks juga berada di zona merah. Kospi Korea Selatan turun lebih dari 5 persen, kemudian Hong Kong, India, Singapura, dan Tiongkok juga mengalami pelemahan. Bahkan harga emas pun melemah hari ini. Jadi ini memang sentimen global yang harus dilihat secara lebih luas," jelasnya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Rekomendasi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved