Luka MSCI Belum Kering, IHSG Sepekan Rontok Dijegal Moody's

Sabtu, 07 Februari 2026 - 08:33 WIB
loading...
Luka MSCI Belum Kering,...
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). FOTO/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan pertama Februari 2026 dengan penurunan tajam di tengah tekanan sentimen global dan domestik. Belum pulih adanya peringatan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), revisi outlook kredit Indonesia oleh Moody's dari stabil menjadi negatif turut membebani pergerakan pasar saham.

"Pergerakan IHSG mengalami perubahan pada pekan ini, yaitu sebesar 4,73% sehingga ditutup pada level 7.935, dari posisi 8.329 pada pekan lalu," ujar P.H. Sekretaris Perusahaan BEI Alit Nityaryana seperti dikutip, Sabtu (7/2/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2-6 Februari 2026, IHSG ditutup di level 7.935 pada akhir pekan, turun 168,62 poin atau 2,08% pada perdagangan Jumat. Secara mingguan, indeks terkoreksi 4,73% dari posisi 8.329 pada pekan sebelumnya.

Baca Juga: IHSG Karam ke 7.935 Sore Ini, Nyaris Seluruh Sektor Ambruk

Sejalan dengan pelemahan indeks, kapitalisasi pasar BEI juga menyusut 4,69% menjadi Rp14.341 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 646 saham ditutup melemah, 107 saham menguat, dan 68 saham stagnan.



Di tengah tekanan pasar, investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp944,31 miliar pada penutupan perdagangan Jumat. Namun secara akumulatif sejak awal tahun, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp11,02 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Laga Berat Sebelah
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Berita Terkini
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Infografis
Masih Menjadi Misteri,...
Masih Menjadi Misteri, Benarkah Harimau Jawa Belum Punah?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved