Rawan Koreksi, IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak di Kisaran 7.712-7.785

Minggu, 08 Februari 2026 - 08:46 WIB
loading...
Rawan Koreksi, IHSG...
IHSG pada pembukaan besok, Senin (9/2/2026) diprediksi masih rawan melanjutkan koreksi di kisaran 7.712-7.785. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Jumat (6/2/2026). IHSG terkoreksi sebesar 2,08% ke level 7.935 dengan masih didominasi tekanan jual.

Tim riset MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada pembukaan besok, Senin (9/2/2026). Proyeksi tersebut didasarkan pada analisis teknikal yang menunjukkan bahwa area koreksi yang diperkirakan sebelumnya telah tercapai.

Baca Juga: IHSG Karam ke 7.935 Sore Ini, Nyaris Seluruh Sektor Ambruk

"Cermati area koreksi selanjutnya yang berada di 7.712-7.785," tulis MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope.



Kendati demikian, MNC Sekuritas tetap memproyeksikan akan adanya pengutan yang diperkirakan terjadi pada rentang 8.000 ke atas. Baca Juga: Luka MSCI Belum Kering, IHSG Sepekan Rontok Dijegal Moody's

"Selama masih mampu berada di atas 7.712 sebagai supportnya maka IHSG berpeluang menguat ke rentang 8.284-8.440," lanjut MNC Sekuritas.

Untuk level support IHSG berada di area 7.712, 7.547. Sementara itu, level resistance terdekat berada di kisaran 8.214, 8.354. Adapun beberapa rekomendasi saham adalah sebagai berikut:

AMRT - Buy on Weakness
AMRT menguat 2,26 persen ke 1.810 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung mengecil. Kami memperkirakan, posisi AMRT saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i].
Buy on Weakness: 1 755-1.800
Target Price: 1.935, 1.995
Stoploss: below 1.705

AUTO - Buy on Weakness
AUTO terkoreksi 0,75 persen ke 2.630 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi AUTO diperkirakan sedang membentuk awal wave [b] dari wave B.
Buy on Weakness: 2.440-2.580
Target Price: 2.700, 2.790
Stoploss: below 2.430

INDF - Buy on Weakness
INDF terkoreksi 2,14 persen ke 6.850 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi INDF saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.
Buy on Weakness: 6.600-6 850
Target Price: 7 150, 7 450
Stoploss: below 6.525

NCKL - Buy on Weakness
NCKL terkoreksi 0,76 persen ke 1 300 namun disertai dengan adanya volume pembelian. Pada label hitam, posisi NCKL diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B).
Buy on Weakness: 1.275-1.295
Target Price: 1 385, 1.430
Stoploss: below 1.255.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved