Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:31 WIB
loading...
Penerapan prinsip green mining di sektor pertambangan mulai diarahkan pada langkah-langkah operasional yang berdampak langsung terhadap efisiensi. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Penerapan prinsip green mining di sektor pertambangan mulai diarahkan pada langkah-langkah operasional yang berdampak langsung terhadap efisiensi energi dan pengendalian emisi. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan PT BIB–PPA Mining Expo Elektrifikasi yang digelar di area operasional PT Borneo Indobara (BIB), 7–9 Februari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, PT Star Wagen Indonesia (SWI), anak perusahaan PT Putra Perkasa Abadi (PPA), menampilkan penggunaan truk hauling berbasis teknologi diesel electric hybrid SANY SRT100S sebagai bagian dari strategi efisiensi energi di area tambang.Teknologi hibrida dinilai relevan untuk kondisi operasional tambang yang belum sepenuhnya didukung infrastruktur kelistrikan. Sistem penggerak diesel-electric yang dilengkapi regenerative braking memungkinkan pemanfaatan energi secara lebih optimal, sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan hingga sekitar 30 persen dibandingkan unit konvensional di kelas yang sama.
“Efisiensi energi menjadi salah satu fokus penting dalam transformasi operasional tambang. Teknologi hybrid memberikan solusi yang dapat langsung diterapkan di lapangan, sekaligus mendukung pengurangan emisi secara bertahap,” ujar Presiden Direktur PPA, Joko Triraharjo melalui keterangan pers, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: PT PPA Proyeksikan Produksi Batu Bara dan Nikel Capai 70,5 Juta Ton
Dengan kapasitas angkut hingga 95 ton dan volume vessel 70 meter kubik, unit ini mengandalkan motor listrik bertorsi besar yang memberikan tenaga instan sejak putaran awal. Karakteristik ini mendukung akselerasi yang lebih responsif serta kemampuan menanjak yang lebih stabil, terutama pada jalur hauling dengan kemiringan tinggi.
Selain menekan konsumsi bahan bakar, penggunaan teknologi hibrida ini juga berdampak pada efisiensi biaya perawatan serta peningkatan keandalan unit, yang berkontribusi terhadap keberlanjutan operasi jangka panjang.
“SANY SRT100S bukan sekadar menghadirkan produk baru, tetapi menawarkan lompatanteknologi dalam sistem hauling pertambangan. Unit ini dirancang sebagai solusi transisi yang aplikatif, memungkinkan operasi tambang berjalan lebih efisien, lebih aman, dan lebih adaptif terhadap arah pengembangan teknologi tambang ke depan,” ujar Presiden Direktur Star Wagen Indonesia Fathul Muin.
Baca Juga: Istri Pegawai Tambang Nikel Adukan Kematian Suami ke Komnas HAM
Melalui kegiatan ini, tegas dia, PT BIB dan PPA menegaskan komitmennya untuk mendorong penerapan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya transformasi industri pertambangan menuju praktik yang lebih berkelanjutan
Dalam kegiatan tersebut, PT Star Wagen Indonesia (SWI), anak perusahaan PT Putra Perkasa Abadi (PPA), menampilkan penggunaan truk hauling berbasis teknologi diesel electric hybrid SANY SRT100S sebagai bagian dari strategi efisiensi energi di area tambang.Teknologi hibrida dinilai relevan untuk kondisi operasional tambang yang belum sepenuhnya didukung infrastruktur kelistrikan. Sistem penggerak diesel-electric yang dilengkapi regenerative braking memungkinkan pemanfaatan energi secara lebih optimal, sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan hingga sekitar 30 persen dibandingkan unit konvensional di kelas yang sama.
“Efisiensi energi menjadi salah satu fokus penting dalam transformasi operasional tambang. Teknologi hybrid memberikan solusi yang dapat langsung diterapkan di lapangan, sekaligus mendukung pengurangan emisi secara bertahap,” ujar Presiden Direktur PPA, Joko Triraharjo melalui keterangan pers, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: PT PPA Proyeksikan Produksi Batu Bara dan Nikel Capai 70,5 Juta Ton
Dengan kapasitas angkut hingga 95 ton dan volume vessel 70 meter kubik, unit ini mengandalkan motor listrik bertorsi besar yang memberikan tenaga instan sejak putaran awal. Karakteristik ini mendukung akselerasi yang lebih responsif serta kemampuan menanjak yang lebih stabil, terutama pada jalur hauling dengan kemiringan tinggi.
Selain menekan konsumsi bahan bakar, penggunaan teknologi hibrida ini juga berdampak pada efisiensi biaya perawatan serta peningkatan keandalan unit, yang berkontribusi terhadap keberlanjutan operasi jangka panjang.
“SANY SRT100S bukan sekadar menghadirkan produk baru, tetapi menawarkan lompatanteknologi dalam sistem hauling pertambangan. Unit ini dirancang sebagai solusi transisi yang aplikatif, memungkinkan operasi tambang berjalan lebih efisien, lebih aman, dan lebih adaptif terhadap arah pengembangan teknologi tambang ke depan,” ujar Presiden Direktur Star Wagen Indonesia Fathul Muin.
Baca Juga: Istri Pegawai Tambang Nikel Adukan Kematian Suami ke Komnas HAM
Melalui kegiatan ini, tegas dia, PT BIB dan PPA menegaskan komitmennya untuk mendorong penerapan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya transformasi industri pertambangan menuju praktik yang lebih berkelanjutan
(nng)
Lihat Juga :