Ratas Ekonomi Dipimpin Prabowo, Pemerintah Mencermati Outlook Negatif dari Moody’s

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:25 WIB
loading...
Ratas Ekonomi Dipimpin...
Dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo, Menko Airlangga Hartarto melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai perkembangan indikator makroekonomi terkini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (11/2/2026). Dalam rapat tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai perkembangan indikator makroekonomi terkini.

Pada indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia, Menko Airlangga melaporkan bahwa pada kuartal keempat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39%. Angka ini, menurut Menko Airlangga tertinggi di antara negara-negara G20.

“Kemudian pertumbuhan 5,11 persen secara year-on-year ini juga sangat baik,” ujar Menko Airlangga.

Baca Juga: Moody’s Bikin IHSG Nyungsep, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Dari sisi sektor riil, Menko Perekonomian melaporkan bahwa aktivitas manufaktur masih berada pada zona ekspansi dengan indeks sebesar 52,6. Selain itu, tingkat keyakinan konsumen pada Januari juga menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.



“Indeks keyakinan konsumen di bulan Januari juga masih tinggi, yaitu dibandingkan dengan Desember terjadi kenaikan 127. Dan kalau kita mengacu kepada Mandiri Spending Index itu angkanya di 372,5,” lanjutnya.

Sementara itu kinerja konsumsi domestik turut menunjukkan tren positif. Menko Airlangga mengatakan, bahwa penjualan riil tercatat tumbuh 7,9% secara tahunan dan angka ini meningkat signifikan dibandingkan Desember tahun lalu yang tumbuh 3,5%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Rekomendasi
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Unesa Buka Jalur TMUBK...
Unesa Buka Jalur TMUBK Gelombang 2 2026, Cek Persyaratannya
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved