BEI Tepis Kekhawatiran Masuknya Dana Pensiun dan Asuransi ke Pasar Saham

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:50 WIB
loading...
BEI Tepis Kekhawatiran...
Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan tidak ada kekhawatiran terkait masuknya dana pensiun dan perusahaan asuransi ke pasar saham domestik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan tidak ada kekhawatiran terkait masuknya dana pensiun dan perusahaan asuransi ke pasar saham domestik. Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik memastikan investasi institusi domestik tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.

"Untuk institusi domestik kita melakukan investasi kan ada rambu-rambunya. Ada batasan-batasannya," tegasnya saat diwawancarai, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Limit Investasi Dana Pensiun dan Asuransi Tambah Besar, Awas! Kasus Asabri Bisa Terulang

Ia juga menepis potensi terjadinya crowding effect apabila dana pensiun dan asuransi meningkatkan eksposur ke saham. Menurutnya, struktur transaksi harian di pasar saham Indonesia saat ini masih didominasi investor ritel.

"Saat ini kalau kita lihat dari transaksi harian saja, itu yang di atas 30 triliun kontribusi utama dari retail sampai dengan 52%. Kemudian dari asing 30%. Yang artinya kira-kira 20% itu dari institusi domestik kita. Artinya ruang untuk bertumbuh bagi partisipasi institusi domestik itu masih sangat besar," lanjut Jeffrey.



Terkait kekhawatiran potensi konflik kepentingan, terutama jika investasi mengalir deras ke saham-saham BUMN atau entitas terafiliasi, Jeffrey menegaskan mekanisme pasar telah mengatur hal tersebut. Ia menyebut ketentuan free float serta peningkatan keterbukaan informasi kepemilikan saham menjadi instrumen pengawasan yang memadai.

Baca Juga: Purbaya Keluarkan Aturan Baru Dana Pensiun ASN, TNI dan Polri, Ini Isi Lengkapnya

"Karena kan itu sudah diatur juga free floatnya bagaimana. Nanti apalagi kita akan juga melakukan keterbukaan informasi yang lebih transparan terkait dengan kepemilikan saham. Artinya tidak akan ada risiko," ucapnya.

Jeffrey juga memastikan peningkatan partisipasi institusi domestik tidak akan memicu lonjakan volatilitas di pasar saham. "Enggak, enggak akan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved