Catatkan Tren Tumbuh, Tahun Ini GDPS Perluas Layanan hingga Internasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:56 WIB
loading...
Catatkan Tren Tumbuh,...
Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane (kanan) saat menyampaikan paparan kinerja perseroan di kantornya di Tangerang, Banten, Kamis (12/2/2026). Foto/Dok. SindoNews
A A A
TANGERANG - PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) terus menunjukkan kinerja yang solid dan pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan fundamental bisnis serta ekspansi strategis tenaga kerja di pasar global. Perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Group ini mencatatkan tren pertumbuhan berkelanjutan yang impresif sejak 2023-2025.

Mereka melakukan penguatan kontribusi dari customer Garuda Indonesia Group dan customer non group seperti oil & gas, logistic, engineering, technology, FMCG, dan lainnya. Di 2025, performa bisnis menunjukkan pertumbuhan 24,61% dibanding 2024 dan 53,01% dibanding 2023. Pertumbuhan bisnis ini diproyeksikan akan terus bertumbuh secara agresif di tahun 2026. Baca juga: Komitmen Kepedulian Sosial, GDPS Tegaskan Pentingnya Nilai Humanis

Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane mengatakan, pertumbuhan yang dicapai GDPS merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh insan perusahaan serta dukungan para mitra. ”Ke depan, kami akan terus memperkuat bisnis inti, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperluas jangkauan kerja sama, termasuk di tingkat internasional,” katanya, Kamis (12/2/2026).

Pada aspek sebaran dan pertumbuhan manpower, jumlah tenaga kerja GDPS menunjukan pertumbuhan sebesar 44% dalam kurun dua tahun terakhir. Hingga saat ini, GDPS telah mengelola 139 proyek yang tersebar di 93 kota di Indonesia, serta menjalankan lebih dari 2 proyek internasional di Uni Emirat Arab (UEA) dan Papua Nugini (PNG).

Dalam pengelolaan customer portfolio, GDPS terus memperluas kerja sama strategis, termasuk pada sektor aviasi dan non-aviasi. Upaya peningkatan kualitas layanan tercermin dari capaian Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 3,97 serta Net Promoter Score (NPS) sebesar 14,5, yang menunjukkan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang terus membaik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
KPK: Bupati Pekalongan...
KPK: Bupati Pekalongan Ancam Berhentikan Pegawai Outsourcing Jika Tak Mendukung
Rekomendasi
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved