India Mundur, Impor Minyak Rusia ke China Pecah Rekor Tembus 2 Juta Barel per Hari

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:53 WIB
loading...
India Mundur, Impor...
Impor minyak mentah Rusia ke China diproyeksikan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Februari ini. FOTO/tortoismedia.com
A A A
JAKARTA - Impor minyak mentah Rusia ke China diproyeksikan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Februari ini, karena kilang-kilang independen berebut kargo dengan diskon besar-besaran setelah India mundur dari pembelian minyak Rusia akibat tekanan dari Amerika Serikat (AS).

Pengiriman minyak Rusia ke China diproyeksikan mencapai sekitar 2,07 juta barel per hari untuk Februari, menurut estimasi awal dari Vortexa Analytics yang dikutip dari Reuters. Data pelacakan terpisah dari Kpler menempatkan angka tersebut sekitar 2,08 juta barel per hari, jauh di atas 1,72 juta barel per hari pada Januari.

Baca Juga: Trump dan Netanyahu Sepakat Putus Aliran Minyak Iran ke China

Lonjakan ini menyusul pengurangan tajam impor minyak Rusia oleh India setelah Washington dan New Delhi mencapai kesepakatan kerangka perdagangan pada 2 Februari 2026. Di bawah kesepakatan tersebut, AS mencabut tarif 25% pada barang-barang India yang sebelumnya dikenakan sebagai hukuman atas pembelian minyak Rusia oleh India. Sebagai imbalan, Perdana Menteri India Narendra Modi berkomitmen untuk mengakhiri impor tersebut.



China kini telah melampaui India sebagai pelanggan terbesar Moskow untuk minyak mentah laut sejak November, karena sanksi Barat terkait konflik Ukraina dan tekanan perdagangan AS memaksa New Delhi memangkas pembelian ke level terendah dua tahun pada Desember. Data Kpler menunjukkan impor minyak Rusia ke India pada Februari diperkirakan turun menjadi 1,16 juta barel per hari, turun dari puncak di atas 2 juta barel per hari pada pertengahan 2025.

Harga Diskon

Perubahan ini telah menekan harga minyak mentah Rusia ke level terendah dalam bertahun-tahun. Minyak Rusia diperdagangkan dengan diskon USD9 hingga USD11 per barel di bawah ICE Brent untuk pengiriman ke China, menandai diskon terdalam untuk minyak Urals dalam ingatan baru-baru ini. Kilang-kilang independen China, khususnya di Provinsi Shandong, menjadi pembeli utama, meskipun perusahaan milik negara tetap menjauh sejak sanksi AS menargetkan Rosneft dan Lukoil pada Oktober.

Baca Juga: Terlacak Satelit, Ini Penampakan Kapal Induk AS Pembawa Jet Tempur Siluman F-35 di Dekat Iran

Penyesuaian ulang energi ini merupakan bagian dari hubungan yang semakin mendalam antara Beijing dan Moskow. Ekspor emas Rusia ke China juga melonjak pada 2025, dengan pengiriman mencapai 25,3 ton metrik senilai USD3,29 miliar kenaikan sembilan kali lipat dari USD223 juta pada 2024, menurut Layanan Intelijen Luar Negeri Ukraina.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Rekomendasi
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Jokowi Targetkan Vaksinasi...
Jokowi Targetkan Vaksinasi 2 Juta Dosis per Hari di Agustus 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved