Diterpa Ketidakpastian Global, MARK Optimistis Capai Target Kinerja 2025
Kamis, 19 Februari 2026 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai pemain global di industri ceramic glove mold, MARK terus menunjukkan daya tahan bisnis yang solid. Permintaan terhadap produk cetakan sarung tangan tetap terjaga, seiring dengan kebutuhan industri kesehatan dan alat pelindung diri yang bersifat non-siklikal.
Hubungan jangka panjang dengan produsen sarung tangan internasional serta jangkauan pasar ekspor yang luas memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas order book, meskipun kondisi makroekonomi global sedang menantang.
MARK juga memiliki profil risiko yang defensif. Mayoritas pendapatan berasal dari ekspor dengan denominasi mata uang asing, sehingga memberikan perlindungan alami terhadap fluktuasi nilai tukar. “Struktur pendapatan berbasis ekspor membuat kami relatif lebih tahan terhadap pergerakan kurs dan menjaga daya saing Perseroan,” tambah Ridwan Goh.
Baca Juga: Permintaan Sarung Tangan Melonjak, Mark Dynamics Bidik Penjualan Rp1 Triliun
Dari sisi imbal hasil kepada pemegang saham, MARK menunjukkan komitmen yang kuat. Pada tahun 2025, Perseroan membagikan dividen interim dengan rasio sekitar 74%, mencerminkan arus kas yang solid serta keyakinan manajemen terhadap keberlanjutan kinerja Perseroan.
Kepercayaan investor terhadap MARK juga tercermin dari peningkatan jumlah pemegang saham. Dari sekitar 5.000 pemegang saham pada 2023, jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai sekitar 9.000–10.000 pemegang saham pada Januari 2026.
Hubungan jangka panjang dengan produsen sarung tangan internasional serta jangkauan pasar ekspor yang luas memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas order book, meskipun kondisi makroekonomi global sedang menantang.
MARK juga memiliki profil risiko yang defensif. Mayoritas pendapatan berasal dari ekspor dengan denominasi mata uang asing, sehingga memberikan perlindungan alami terhadap fluktuasi nilai tukar. “Struktur pendapatan berbasis ekspor membuat kami relatif lebih tahan terhadap pergerakan kurs dan menjaga daya saing Perseroan,” tambah Ridwan Goh.
Baca Juga: Permintaan Sarung Tangan Melonjak, Mark Dynamics Bidik Penjualan Rp1 Triliun
Dari sisi imbal hasil kepada pemegang saham, MARK menunjukkan komitmen yang kuat. Pada tahun 2025, Perseroan membagikan dividen interim dengan rasio sekitar 74%, mencerminkan arus kas yang solid serta keyakinan manajemen terhadap keberlanjutan kinerja Perseroan.
Kepercayaan investor terhadap MARK juga tercermin dari peningkatan jumlah pemegang saham. Dari sekitar 5.000 pemegang saham pada 2023, jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai sekitar 9.000–10.000 pemegang saham pada Januari 2026.
Lihat Juga :