Mitra Bukalapak Kantongi Rp5 Juta per Bulan dari Warung Sembako
Jum'at, 20 Februari 2026 - 16:58 WIB
loading...
Putri Wulandari, seorang Juragan Mitra Bukalapak asal Bandung Barat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Seorang ibu rumah tangga asal Bandung Barat, Putri Wulandari, membuktikan bahwa modal ekonomi yang terbatas bukan penghalang untuk membangun pilar keuangan keluarga yang kokoh melalui ekosistem digital. Sejak bergabung sebagai Mitra Bukalapak, warung sembako kecil yang dirintisnya kini mampu menghasilkan laba bersih hingga Rp5 juta setiap bulannya.
"Sebagian penghasilan ditabung untuk sekolah anak-anak. Sejak menjadi Juragan, saya dapat mulai menabung. Ini tentu awal yang baik untuk saya menata dan menatap masa depan," ujar Putri menceritakan perkembangan usahanya.
Baca Juga: Ekspansi Global, Bukalapak Perkuat Ekosistem Gaming lewat Joytify
Perjalanan kemandirian ekonomi ini dimulai pada 2018 setelah Putri memilih berhenti bekerja demi mengasuh buah hatinya. Dengan modal awal hanya Rp300.000, ia memberanikan diri membuka warung sederhana yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan kopi untuk melayani tetangga di sekitar kediamannya.
Guna mengakselerasi usahanya, Putri mengambil langkah strategis dengan bertransformasi menjadi Mitra Bukalapak. Meski sempat terkendala keterbatasan literasi teknologi dan saldo yang minim, kegigihannya mempelajari sistem transaksi digital yang aman serta strategi promosi efektif di ruang belajar mitra akhirnya membuahkan hasil signifikan. Kini, keuntungan dari warung digital tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan harian, tetapi juga mampu membiayai pendidikan kedua anaknya hingga jenjang sarjana dan dikonversi menjadi aset produktif berupa kendaraan bermotor.
Baca Juga: Perluas Ekspansi Bisnis, Bukalapak Dukung Ekosistem Industri Game Lokal
Keberhasilan Putri juga membawa dampak sosial. Ia terpilih menjadi sosok penggerak dalam program KOLAK (Kompak Bareng Mitra Bukalapak) pada 2025 lalu. Melalui program tersebut, Putri aktif menyalurkan rasa syukurnya dengan membagikan takjil gratis kepada pelanggan dan warga sekitar, sebuah inisiatif yang mempererat hubungan komunitas di lingkungan tempat tinggalnya.
Semangat berbagi yang dicontohkan Putri kini menjadi inspirasi bagi kelanjutan program serupa di 2026 dengan skala lebih besar. Mitra Bukalapak menargetkan pembagian ribuan paket takjil di seluruh Indonesia, meneruskan jejak kebaikan yang telah dirintis oleh para juragan di tingkat lokal seperti Putri.
Putri berpesan bahwa kunci utama dalam menghadapi tantangan bisnis adalah kombinasi antara kerja keras dan aspek spiritual. Ia menekankan pentingnya sikap optimis, percaya diri, dan konsistensi dalam berdoa agar tidak mudah putus asa saat membangun mimpi dari sebuah usaha sederhana.
"Sebagian penghasilan ditabung untuk sekolah anak-anak. Sejak menjadi Juragan, saya dapat mulai menabung. Ini tentu awal yang baik untuk saya menata dan menatap masa depan," ujar Putri menceritakan perkembangan usahanya.
Baca Juga: Ekspansi Global, Bukalapak Perkuat Ekosistem Gaming lewat Joytify
Perjalanan kemandirian ekonomi ini dimulai pada 2018 setelah Putri memilih berhenti bekerja demi mengasuh buah hatinya. Dengan modal awal hanya Rp300.000, ia memberanikan diri membuka warung sederhana yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan kopi untuk melayani tetangga di sekitar kediamannya.
Guna mengakselerasi usahanya, Putri mengambil langkah strategis dengan bertransformasi menjadi Mitra Bukalapak. Meski sempat terkendala keterbatasan literasi teknologi dan saldo yang minim, kegigihannya mempelajari sistem transaksi digital yang aman serta strategi promosi efektif di ruang belajar mitra akhirnya membuahkan hasil signifikan. Kini, keuntungan dari warung digital tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan harian, tetapi juga mampu membiayai pendidikan kedua anaknya hingga jenjang sarjana dan dikonversi menjadi aset produktif berupa kendaraan bermotor.
Baca Juga: Perluas Ekspansi Bisnis, Bukalapak Dukung Ekosistem Industri Game Lokal
Keberhasilan Putri juga membawa dampak sosial. Ia terpilih menjadi sosok penggerak dalam program KOLAK (Kompak Bareng Mitra Bukalapak) pada 2025 lalu. Melalui program tersebut, Putri aktif menyalurkan rasa syukurnya dengan membagikan takjil gratis kepada pelanggan dan warga sekitar, sebuah inisiatif yang mempererat hubungan komunitas di lingkungan tempat tinggalnya.
Semangat berbagi yang dicontohkan Putri kini menjadi inspirasi bagi kelanjutan program serupa di 2026 dengan skala lebih besar. Mitra Bukalapak menargetkan pembagian ribuan paket takjil di seluruh Indonesia, meneruskan jejak kebaikan yang telah dirintis oleh para juragan di tingkat lokal seperti Putri.
Putri berpesan bahwa kunci utama dalam menghadapi tantangan bisnis adalah kombinasi antara kerja keras dan aspek spiritual. Ia menekankan pentingnya sikap optimis, percaya diri, dan konsistensi dalam berdoa agar tidak mudah putus asa saat membangun mimpi dari sebuah usaha sederhana.
(nng)
Lihat Juga :