BLUD Didorong Optimalkan Digitalisasi Pengadaan Melalui Lokapasar LKPP
Kamis, 26 Februari 2026 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Transformasi Digital, BUMD Lampung Selatan Integrasikan Pengadaan Barang ke Lokapasar
Ketua Tim Pengembangan Sistem Katalog Elektronik V6 LKPP RI Mieke Eka Putri menyampaikan bahwa pemanfaatan Lokapasar Mitra LKPP RI merupakan bagian dari modernisasi sistem pengadaan pemerintah yang semakin terintegrasi. "Melalui Lokapasar Mitra LKPP RI yang terhubung dengan INAPROC, BLUD dapat melakukan pengadaan secara lebih lincah dan terdokumentasi. Hal ini mendukung transparansi proses belanja sekaligus mempermudah pengawasan dan pertanggungjawaban," jelasnya.
Materi yang disampaikan dalam webinar meliputi sosialisasi kebijakan dan regulasi pengadaan BLUD, pengenalan ekosistem pengadaan digital lokapasar mitra LKPP RI, alur dan tata cara belanja BLUD melalui lokapasar mitra, serta pemaparan praktik baik dan studi kasus implementasi pengadaan BLUD secara digital. Para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif tentang bagaimana memanfaatkan platform digital untuk kebutuhan pengadaan instansi masing-masing.
Pengalaman implementasi pengadaan digital disampaikan oleh Direktur RSUD Nene Mallomo Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, dr. Suwarta Yuddin Pande. Ia menilai pemanfaatan lokapasar mitra memberikan dampak positif terhadap operasional layanan kesehatan.
"Belanja pengadaan melalui Lokapasar Mitra LKPP RI membantu kami dari sisi kecepatan proses dan kerapian administrasi. Sistem yang terintegrasi sangat mendukung pengelolaan keuangan BLUD agar lebih tertib dan efisien," ungkapnya.
Ketua Tim Pengembangan Sistem Katalog Elektronik V6 LKPP RI Mieke Eka Putri menyampaikan bahwa pemanfaatan Lokapasar Mitra LKPP RI merupakan bagian dari modernisasi sistem pengadaan pemerintah yang semakin terintegrasi. "Melalui Lokapasar Mitra LKPP RI yang terhubung dengan INAPROC, BLUD dapat melakukan pengadaan secara lebih lincah dan terdokumentasi. Hal ini mendukung transparansi proses belanja sekaligus mempermudah pengawasan dan pertanggungjawaban," jelasnya.
Materi yang disampaikan dalam webinar meliputi sosialisasi kebijakan dan regulasi pengadaan BLUD, pengenalan ekosistem pengadaan digital lokapasar mitra LKPP RI, alur dan tata cara belanja BLUD melalui lokapasar mitra, serta pemaparan praktik baik dan studi kasus implementasi pengadaan BLUD secara digital. Para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif tentang bagaimana memanfaatkan platform digital untuk kebutuhan pengadaan instansi masing-masing.
Pengalaman implementasi pengadaan digital disampaikan oleh Direktur RSUD Nene Mallomo Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, dr. Suwarta Yuddin Pande. Ia menilai pemanfaatan lokapasar mitra memberikan dampak positif terhadap operasional layanan kesehatan.
"Belanja pengadaan melalui Lokapasar Mitra LKPP RI membantu kami dari sisi kecepatan proses dan kerapian administrasi. Sistem yang terintegrasi sangat mendukung pengelolaan keuangan BLUD agar lebih tertib dan efisien," ungkapnya.
Lihat Juga :