IHSG Sepekan Terkoreksi 0,44%, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp14.787 T

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:40 WIB
loading...
IHSG Sepekan Terkoreksi...
Meski aktivitas perdagangan meningkat, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan justru berlawanan arah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kinerja perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan periode 23-27 Februari 2026 menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi yang signifikan. Namun indeks utama pasar justru ditutup melemah pada akhir periode.

Berdasarkan data resmi bursa, rata-rata nilai transaksi harian mencatat kenaikan tertinggi dengan lonjakan 25,35% menjadi Rp29,52 triliun, dibandingkan Rp23,89 triliun pada pekan sebelumnya. Aktivitas perdagangan juga tercermin dari rata-rata volume transaksi harian yang tumbuh 8,55% menjadi 51,02 miliar saham dari sebelumnya sekitar 47 miliar saham.

Baca Juga: IHSG Bangkit Lagi 3,49% dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp14.889 Triliun

Meski aktivitas perdagangan meningkat, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berlawanan arah. Sepanjang sepekan, IHSG terkoreksi 0,44% dan ditutup di level 8.235,485 dari posisi 8.271,767 pada pekan sebelumnya. Penurunan tersebut turut diikuti penyusutan kapitalisasi pasar sebesar 1,03% menjadi Rp14.787 triliun dari Rp14.941 triliun.



Secara keseluruhan, likuiditas pasar memang menunjukkan penguatan. Total volume transaksi tercatat mencapai 255,08 miliar saham dengan nilai Rp149,76 triliun atau sekitar USD 8,9 miliar, serta frekuensi 14,75 juta kali transaksi.

Data rata-rata harian menunjukkan volume naik 8,55% dan nilai transaksi meningkat 25,35%, sementara frekuensi transaksi turun 3,72%. Kondisi ini mengindikasikan nilai transaksi membesar meskipun jumlah transaksi sedikit berkurang, yang umumnya mencerminkan adanya transaksi berukuran besar dari pelaku pasar institusional.

Baca Juga: Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok

Distribusi pergerakan saham memperlihatkan tekanan jual masih mendominasi. Sebanyak 390 saham tercatat turun lebih dari 2% dan 147 saham melemah di rentang 0-2%, sedangkan 156 saham stagnan.

Di sisi lain, saham yang menguat terdiri dari 100 saham naik hingga 2% dan 165 saham melonjak lebih dari 2%. Jika dilihat dari sisi kapitalisasi, porsi nilai saham yang turun dan naik relatif berimbang, masing-masing sekitar seperempat dari total kapitalisasi pasar.

Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham justru mencatat lonjakan signifikan dan masuk jajaran top gainers pekanan. Kenaikan tertinggi dibukukan saham BNBR yang melesat 76,86%, disusul JAYA naik 56,30% dan TKIM melonjak 50,68%.

Saham lain seperti KAQI, MEGA, ICON, BIPI, MDIA, WMUU, dan MSIN juga mencatat penguatan besar dengan kenaikan antara sekitar 25% hingga 41%. Reli tajam ini mencerminkan adanya minat beli kuat pada saham tertentu, terutama di segmen non-blue chip.

Sebaliknya, tekanan jual besar terjadi pada kelompok top losers. Saham INDS menjadi yang paling tertekan setelah anjlok 49,59% dalam sepekan. Penurunan tajam juga dialami SOTS yang turun 41,67% serta SSTM yang melemah 34,74%.

Saham lainnya seperti BLUE, RMKO, FUJI, BAIK, APLI, ARKO, dan ESTI turut mencatat penurunan dua digit, berkisar 20% hingga hampir 28%, menandakan aksi jual signifikan pada sejumlah emiten.

Secara keseluruhan, perdagangan saham pekan tersebut mencerminkan kondisi pasar yang aktif namun masih cenderung defensif. Peningkatan nilai dan volume transaksi belum mampu mendorong indeks ke zona hijau, menunjukkan investor masih berhati-hati dan selektif dalam mengambil posisi di tengah dinamika pasar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved