Utang Amerika Bengkak jadi Rp635.572 Triliun, IMF: Ekonomi Global dalam Bahaya

Senin, 02 Maret 2026 - 06:45 WIB
loading...
Utang Amerika Bengkak...
Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memperingatkan Utang nasional Amerika Serikat atau AS bakal melonjak menjadi 140% dari PDB dalam lima tahun ke depan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/ IMF ) memperingatkan utang nasional Amerika Serikat atau AS bakal melonjak menjadi 140% dari PDB dalam lima tahun ke depan. Kondisi ini mendesak Washington untuk memangkas defisit fiskal, untuk kesenjangan perdagangan dan akun berjalan yang berlebihan.

Utang nasional AS telah membengkak menjadi lebih dari USD38 triliun atau setara Rp635.572 triliun (dengan kurs Rp16.725 per USD) serta menurut data terjadi kekurangan fiskal yang semakin dalam. Dalam setahun terakhir terjadi peningkatan sebesar USD2,25 triliun, dimana utang AS diproyeksikan menyentuh angka USD39 triliun pada bulan April.

Defisit anggaran federal meningkat dari sekitar USD1,4 triliun untuk tahun fiskal 2022 menjadi sekitar USD1,8 triliun tahun lalu, menurut data terbaru IMF. Baca Juga: 5 Negara dengan Utang IMF Terbesar 2026, Nomor 1 Tembus Rp967 Triliun

Berbicara setelah ulasan tahunan terhadap kebijakan ekonomi Amerika, Kepala IMF, Kristalina Georgieva mengatakan, bahwa "defisit akun berjalan terlalu besar, untuk membuatnya sangat sederhana bagi semua." Dia menekankan bahwa masalah ini diakui oleh pemerintahan AS.



Tinjauan terbaru IMF memproyeksikan utang publik AS akan mencapai 140% dari PDB pada tahun 2031 berdasarkan kebijakan saat ini. Sementara itu meningkatnya utang jangka pendek dan kenaikan rasio utang terhadap PDB menimbulkan risiko yang semakin besar bagi stabilitas AS maupun global.

IMF menerangkan Washington memerlukan rencana konsolidasi fiskal yang jelas untuk menempatkan utang pada jalur penurunan yang berkelanjutan. IMF juga mendorong AS untuk bekerja secara konstruktif dengan mitranya “untuk mengatasi kekhawatiran terkait praktik perdagangan yang tidak adil dan menyepakati koordinasi dalam pembatasan perdagangan serta distorsi kebijakan industri yang memiliki dampak lintas batas yang negatif.”

Baca Juga: IMF Sangkal Kiamat Dolar AS Sudah Dekat, Yakin Masih Jadi Penguasa Dunia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Rekomendasi
Sambut Liburan Sekolah,...
Sambut Liburan Sekolah, Central Park 2 Hadirkan Dunia Manis dan Menggemaskan melalui Tuntunzai Capybara Chocolate
AAI Nasional Bersatu...
AAI Nasional Bersatu Siap Jadi Role Model Organisasi Advokat
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Berita Terkini
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved