3 Unit Usaha Pertamina Kena Efek Serangan AS-Israel ke Iran, Pasokan BBM Bakal Terganggu?

Senin, 02 Maret 2026 - 14:52 WIB
loading...
3 Unit Usaha Pertamina...
Setelah serangan Amerika Serikat atau AS-Israel terhadap Iran, PT Pertamina (Persero) mengambil langkah antisipatif demi menjaga ketahanan energi nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Seiring eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan Amerika Serikat atau AS-Israel terhadap Iran, PT Pertamina (Persero) mengambil langkah antisipatif demi menjaga ketahanan energi nasional. Sebagai langkah prioritas, Pertamina bakal memastikan keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional melalui penguatan mitigasi risiko maupun pemantauan intensif di seluruh lini terdampak.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyatakan, seluruh pekerja, operasional dan armada yang berada di area Timur Tengah termonitor secara intensif. Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel, Ini Imbasnya ke Kantong Warga RI

"Pertamina juga telah menyiapkan langkah mitigasi risiko serta memperkuat komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI, KJRI dan otoritas setempat guna menjaga kelancaran operasional dan keamanan kru,” kata Baron dalam keterangan resmi, dikutip Senin (2/3/2026).



Sebagai penopang utama kebutuhan energi Indonesia, Pertamina memastikan seluruh rantai bisnis, mulai dari penyediaan minyak mentah hingga distribusi BBM dan LPG dalam negeri, tetap berjalan optimal dan dalam kondisi terkendali. Komitmen ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan energi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Baron menyampaikan bahwa korporasi juga memetakan tiga unit usaha strategis yang memiliki keterkaitan langsung dengan dinamika kawasan tersebut. Ketiganya meliputi PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive yang bergerak di bidang pengangkutan energi global, Pertamina Internasional EP (PIEP) dengan kegiatan hulu di Basra, Irak, serta Pertamina Patra Niaga yang berperan dalam pengadaan minyak mentah dan produk energi dari sumber di kawasan Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Rekomendasi
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
Berita Terkini
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved