Waspadai Konflik Timur Tengah, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Selasa, 03 Maret 2026 - 17:19 WIB
loading...
Waspadai Konflik Timur...
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi (tengah) dalam konferensi pers di Gedung Menara Radius Prawiro OJK, Selasa (3/3/2026). FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan terjaga awal tahun ini di tengah dinamika global. Meski demikian, OJK mewaspadai sejumlah risiko eksternal yang berpotensi memicu volatilitas pasar, termasuk konflik di Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).

"Peningkatan tensi geopolitik dan juga fragmentasi geoekonomi pada awal 2026, termasuk di Timur Tengah serta dinamika kebijakan perdagangan di AS menjadi downside risk yang berpotensi meningkatkan volatilitas di pasar keuangan secara global," ujar Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi dalam konferensi pers di Gedung Menara Radius Prawiro OJK, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga: OJK Targetkan Himpun Dana Rp250 Triliun di Pasar Modal pada 2026

Friderica menjelaskan, dinamika geopolitik dan ekonomi global menjadi faktor risiko utama saat ini. Kinerja ekonomi AS pada kuartal IV-2025 tercatat tumbuh 1,4%, lebih rendah dari ekspektasi pasar, di tengah tekanan inflasi yang kembali meningkat.

Ia menambahkan, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS mulai berkurang seiring munculnya kecenderungan kebijakan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama atau higher for longer. Kondisi tersebut dinilai dapat memperketat likuiditas global dan memengaruhi arus modal ke negara berkembang.

Tekanan eksternal juga datang dari Asia, terutama China yang masih menghadapi tantangan di sektor properti meski kinerja ekspornya mencatat surplus. Situasi ini turut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi kawasan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Mitigasi Dampak...
OJK Mitigasi Dampak Konflik Timur Tengah ke Sektor Jasa Keuangan
Sektor Jasa Keuangan...
Sektor Jasa Keuangan Terjaga Stabil Hadapi Peningkatan Ketidakpastian Global
Bank Sentral Bagian...
Bank Sentral Bagian Tak Terpisahkan dari Sistem Perbankan  
Rekor Sepanjang Sejarah,...
Rekor Sepanjang Sejarah, Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp358,4 Triliun
Sektor Jasa Keuangan...
Sektor Jasa Keuangan Masih Stabil Dukung PPKM Berlevel
PPKM Darurat, OJK: Stabilitas...
PPKM Darurat, OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Masih Terjaga
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
OJK Resmi Cabut Izin...
OJK Resmi Cabut Izin Usaha Jiwasraya
KPK Geledah Kantor OJK...
KPK Geledah Kantor OJK Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR, Sita Sejumlah Dokumen
Rekomendasi
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Berita Terkini
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved