Indonesia Resmi Lepas Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi

Rabu, 04 Maret 2026 - 16:35 WIB
loading...
Indonesia Resmi Lepas...
Indonesia resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indonesia resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi. Seremonial pelepasan dilangsungkan di Gudang Perum Bulog pada Rabu (4/3/2026).

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Amran menyebut ekspor ini sebagai tonggak sejarah baru bagi sektor perberasan nasional. Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum positif di tengah kondisi stok beras nasional yang melimpah.

"Ini adalah ekspor perdana ke Saudi Arabia. Ini adalah momentum yang baik karena produksi kita. Stok kita hari ini 3,7 juta ton dan di bulan Maret itu terbesar sepanjang sejarah stok kita di bulan Maret," kata Amran.

Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, Indonesia Pastikan Ekspor 2.000 Ton Beras ke Arab Saudi Lancar

Ia menambahkan, volume ekspor tahap awal mencapai 2.280 ton dengan nilai sekitar Rp38 miliar. Amran juga menegaskan bahwa realisasi tersebut merupakan aksi nyata pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras. "Nah, ini 2.280 ton, 2.000 ya bukan 1.000 ton ya ini aksi nyata bukan ilusi kita kirim 2000 jadi bukan 1000 ton," tegasnya.

Lebih lanjut, ekspor perdana ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan beras sekitar 215 ribu jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Ke depan, potensi pasar dinilai lebih besar karena mencakup jamaah umrah serta warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi dengan jumlah mencapai sekitar 2 juta orang per tahun.

Amran menyebut kebutuhan beras untuk jamaah haji Indonesia di Arab Saudi diperkirakan mencapai 20.000 hingga 50.000 ton per tahun. Selain Arab Saudi, Indonesia juga telah menjajaki peluang ekspor beras ke sejumlah negara lain seperti Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina.

"Mudah-mudahan ke depan ekspor bisa kita tingkatkan. Khusus untuk kebutuhan jamaah haji Indonesia di Saudi Arabia saja diperkirakan antara 20 hingga 50 ribu ton," ujarnya.



Sementara, Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa beras yang dikirim merupakan beras CBP Premium dengan standar kualitas tinggi.

"Beras haji ini adalah beras yang kita berikan adalah beras yang terbaik dengan kualitas premium pecahannya 5%, kadar airnya di bawah 14%. Nah selama ini kan kalau beras premium di Indonesia adalah pecahannya 15% ini pecahannya 5%," ujar Direktur Bulog.

Baca Juga: Rencanakan Pemboman, Arab Saudi dan Qatar Tangkap Agen Mossad

Ia menyebut, produksi dilakukan melalui empat fasilitas pengolahan, yakni Wilmar Serang, Wilmar lainnya, serta unit pengolahan BULOG di Karawang dan Subang. Adapun Pengiriman dijadwalkan mulai 7 Maret 2026, dengan dukungan pelayaran internasional dan pengapalan nasional, termasuk armada Hyundai dan perusahaan pelayaran dalam negeri.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Rekomendasi
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Berita Terkini
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved