Harga Gas Melonjak di Tengah Gejolak Timur Tengah, Eropa Sudah Naik 50%

Kamis, 05 Maret 2026 - 08:52 WIB
loading...
Harga Gas Melonjak di...
Pasar gas di seluruh dunia terguncang setelah ketegangan di Timur Tengah semakin memanas, dimana ada risiko terhambatnya pasokan melalui Selat Hormuz semakin tinggi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pasar gas di seluruh dunia terguncang setelah ketegangan di Timur Tengah semakin memanas, dimana ada risiko terhambatnya pasokan melalui Selat Hormuz semakin tinggi. Harga acuan gas alam Eropa terpantau sudah naik tajam, seiring meningkatnya risiko pengiriman melalui laut imbas perang Amerika Serikat atau AS vs Iran .

Gas acuan Eropa melonjak sekitar 50%, untuk mencetak kenaikan harian terbesar sejak Maret 2022 setelah sebagian besar kapal LNG berhenti melewati Selat Hormuz selama akhir pekan. Jalur air yang sempit di antara Iran dan Oman itu merupakan titik krusial bagi sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas global.

Lonjakan ini diperparah oleh serangan drone di kompleks LNG utama QatarEnergy di Ras Laffan, yang memaksa produksi dihentikan. Selain itu pasar minyak mentah juga kembali naik, dengan Brent melonjak ke level tertinggi dalam beberapa bulan karena eskalasi lebih lanjut membatasi aliran energi dari kawasan tersebut.

Baca Juga: Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya

Di seluruh Teluk, situs energi lainnya juga terkena dampak atau sementara ditutup, ketika produsen menghentikan sebagian operasi mereka sebagai tindakan pencegahan. Arab Saudi dilaporkan telah menghentikan aktivitas di kilang Ras Tanura menyusul serangan tersebut.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Rekomendasi
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Celine Evangelista Akui...
Celine Evangelista Akui Sudah Menikah Lagi, Ini Alasannya Tak Umumkan ke Publik
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved