Menko Airlangga Bela MBG usai Masuk Catatan Fitch: Program Investasi Jangka Panjang

Kamis, 05 Maret 2026 - 13:40 WIB
loading...
Menko Airlangga Bela...
Menko Airlangga Hartarto menilai program makan bergizi gratis (MBG) merupakan investasi jangka panjang yang dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai program makan bergizi gratis (MBG) merupakan investasi jangka panjang yang dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi Indonesia. Adapun program MBG menjadi salah satu catatan dalam laporan terbaru Fitch Ratings yang merevisi outlook peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil.

Lembaga pemeringkat itu menilai peningkatan belanja sosial, termasuk program tersebut, dapat menambah tekanan terhadap ruang fiskal pemerintah. Menurut Menko Airlangga, sejumlah studi internasional menunjukkan program pemenuhan gizi bagi masyarakat dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar di masa depan.

Baca Juga: Fitch Pangkas Outlook Utang RI ke Negatif, Soroti Kondisi Fiskal

“MBG itu, kalau beberapa studi dari World Bank maupun Rockefeller Foundation, itu kalau pelaksanaan MBG yang baik dan masif itu investasi satu dolar itu bisa menghasilkan tujuh dolar. Jadi itu adalah sebuah investasi dan banyak negara melakukan itu,” kata Airlangga saat ditemui di Menara Batavia, Kamis (5/3/2026).



Menko Airlangga menambahkan, program tersebut juga telah diterapkan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia. “Ini tantangan long term dan medium term yang tidak bisa kita menghilangkan long term hanya untuk short term,” tambahnya.

Baca Juga: Warning Fitch di Mata Menko Airlangga: Yang Penting Indonesia Tetap Investment Grade

Dalam laporannya, Fitch memperkirakan defisit fiskal Indonesia pada 2026 berada di kisaran 2,9% dari produk domestik bruto (PDB). Tekanan terhadap anggaran antara lain dipicu oleh peningkatan belanja pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis yang diperkirakan mencapai sekitar 1,3% dari PDB.

Meski outlook diturunkan, Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB atau masih dalam kategori layak investasi. Lembaga tersebut menilai stabilitas makroekonomi Indonesia masih relatif terjaga, dengan rasio utang pemerintah yang moderat serta prospek pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Platform SIAP MBG :...
Platform SIAP MBG : Inovasi dan Geospasial Karya Anak Papua untuk Transparansi Publik
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Rekomendasi
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved