Harga Minyak Cetak Rekor Tertinggi sejak 2023, Uji Ketahanan APBN RI

Sabtu, 07 Maret 2026 - 21:00 WIB
loading...
Harga Minyak Cetak Rekor...
Harga minyak dunia melonjak tajam mencapai level tertinggi sejak 2023 membebani APBN. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga minyak dunia melonjak tajam pada pekan pertama Maret 2026, mencapai level tertinggi sejak 2023, seiring eskalasi konflik di Timur Tengah yang melumpuhkan jalur pengiriman energi global melalui Selat Hormuz. Lonjakan ini memberi tekanan besar pada APBN Indonesia, yang mengasumsikan harga minyak jauh lebih rendah dari kondisi pasar saat ini.

Dikutip Reuters, pada perdagangan Jumat (6/3), harga minyak mentah Brent ditutup naik 8,5% di level USD92,69 per barel, sempat menyentuh di atas USD94 level tertinggi sejak September 2023. Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menembus USD90 per barel untuk pertama kalinya sejak 2023, ditutup naik 12,2%. Dalam sepekan, harga Brent dan WTI masing-masing melonjak sekitar 20% dan 25%.

Baca Juga: Minyak Dunia Melambung, Pemerintah Buka Opsi Kerek Harga BBM Subsidi

Lonjakan ini dipicu oleh serangan udara AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang memicu pemblokiran Selat Hormuz oleh Iran. Selat ini merupakan jalur kritis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Menteri Energi Qatar bahkan memperingatkan kepada Financial Times bahwa seluruh negara Teluk berpotensi menghentikan ekspor minyak dalam beberapa pekan ke depan.



Goldman Sachs merevisi naik proyeksi harga Brent kuartal II-2026 sebesar USD10 menjadi USD76 per barel, dan memperingatkan harga bisa melonjak hingga USD100 jika volume pengiriman melalui Selat Hormuz tetap stagnan.

APBN Tertekan

Lonjakan harga minyak ini melampaui asumsi Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN 2026 yang dipatok USD70 per barel. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa jika harga minyak mencapai US$90–92 per barel, defisit APBN bisa melebar menjadi 3,6% terhadap PDB tanpa penyesuaian anggaran, menurut laporan Reuters.

Baca Juga: Mata Uangnya Runtuh, Ini Cara Cerdas Iran Danai Perang Melawan AS-Israel

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menjelaskan bahwa setiap kenaikan ICP sebesar USD1 per barel berpotensi menambah defisit sekitar Rp6,8 triliun. Berdasarkan simulasi, jika ICP menembus USD92, defisit APBN berisiko membengkak hingga Rp149,6 triliun.

Purbaya menegaskan pemerintah akan memangkas belanja yang berdampak paling kecil terhadap ekonomi untuk menjaga defisit di bawah 3% PDB. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pengurangan anggaran program makan bergizi gratis, yang bisa menghemat sekitar Rp100 triliun.

Sebagai net importir minyak sekitar 1 juta barel per hari, Indonesia menghadapi tekanan ganda dari kenaikan subsidi energi, meskipun produksi domestik sekitar 600 ribu barel per hari turut mendapat keuntungan dari harga tinggi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Rekomendasi
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved