Awas! Perang AS-Iran Bisa Bikin Harga Tiket Pesawat Melejit

Minggu, 08 Maret 2026 - 16:44 WIB
loading...
Awas! Perang AS-Iran...
Menhub Dudy Purwagandhi memproyeksikan konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat, berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memproyeksikan konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat , berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat . Hal ini dipicu oleh tingginya ketergantungan industri penerbangan terhadap bahan bakar avtur yang sangat sensitif terhadap gejolak global.

Dudy menjelaskan, bahwa komponen biaya bahan bakar pesawat atau avtur memiliki porsi besar dalam struktur biaya operasional maskapai. Bahkan kontribusinya mencapai sekitar 27,6% dari total biaya penerbangan.

"Komponen biaya avtur memakan sekitar 27,6 persen, jadi cukup tinggi. Dan dia sangat volatile, sangat terpengaruh dengan kondisi yang tidak hanya di dalam negeri tapi juga kondisi-kondisi global," ujar Dudy dalam Media Briefing di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: Pertamina Beri Diskon Harga Avtur 10%, Tiket Pesawat Bakal Turun?

Ia mengatakan, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi membuat sektor transportasi udara sangat rentan terhadap dinamika geopolitik internasional. Ketika terjadi krisis di kawasan Timur Tengah, dampaknya bisa langsung terasa pada harga bahan bakar penerbangan.

"Kalau seperti sekarang misalnya terjadi krisis di Timur Tengah, itu berpengaruh. Karena kita sangat tergantung dengan impor, maka kita akan langsung terasa dampaknya," katanya.



Meski demikian, Dudy memastikan kondisi pasokan bahan bakar penerbangan masih relatif aman dalam jangka pendek, termasuk untuk menghadapi periode angkutan Lebaran tahun ini. "Alhamdulillah sampai Lebaran nanti, cadangan avtur atau BBM kita masih cukup," ujarnya.

Lebih jauh, Dudy menilai situasi geopolitik global saat ini menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Menurutnya, ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri perlu dikurangi agar dampak krisis global tidak terlalu besar terhadap sektor transportasi maupun perekonomian secara umum.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Diskon 18% saat Lebaran 2026, Extra Flight Jawab Tingginya Permintaan

"Yang perlu kita pikirkan ke depan bukan sekadar mencari tiket murah, tapi bagaimana kita bisa menyediakan kebutuhan energi kita secara mandiri sehingga tidak terlalu tergantung kepada pihak luar," jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah bersama Dewan Energi Nasional juga terus membahas langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi dalam jangka panjang. "Konflik-konflik di luar negeri sekarang ini mengajarkan bahwa kita memang harus punya ketahanan energi, ketahanan pangan, dan berbagai sektor strategis lainnya," pungkas Dudy.

Sekedar tambahan informasi, harga minyak mentah menyentuh level USD92 per barel pada perdagangan Sabtu (7/3/2025). Mengutip informasi laman oil price, harga minyak mentah berjangka Brent naik 8,52% ke level USD92,69 per barel. Sementara harga minyak mentah berjangka WTI AS naik 12,2% menjadi USD90,9 per barel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
Dukung Produktivitas...
Dukung Produktivitas Bisnis dengan Pengelolaan Perjalanan yang Lebih Mudah
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Awasi Fuel Surcharge, Jangan Sampai Tiket Pesawat Makin Mahal
Solusi Terbaik Pesan...
Solusi Terbaik Pesan Tiket Pesawat untuk Kelancaran Agenda Bisnis
Rekomendasi
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved