Harga Minyak Mendidih, Ekonom Prediksi APBN Bisa Jebol Rp149,6 Triliun

Senin, 09 Maret 2026 - 09:12 WIB
loading...
Harga Minyak Mendidih,...
Kenaikan harga minyak pada angka mendekati USD100 per barel ini bisa mendongkrak defisit APBN terhadap PDB mendekati 4%. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah diperkirakan memberi tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penutupan Selat Hormuz dinilai berpotensi mendorong defisit fiskal hingga melampaui batas yang ditetapkan undang-undang.

"Kenaikan harga minyak pada angka mendekati USD100 per barel ini bisa mendongkrak defisit APBN terhadap PDB mendekati 4%, melampaui angka 3% yang dipatok oleh UU no. 17/2003 tentang Keuangan Negara," ujar Ekonom Indef Hakam Naja seperti dikutip Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Cetak Rekor Tertinggi sejak 2023, Uji Ketahanan APBN RI

Hakam menjelaskan, asumsi makro APBN 2026 menetapkan harga minyak pada kisaran USD70 per barel. Namun setiap kenaikan USD1 per barel berpotensi menambah defisit anggaran sekitar Rp6,8 triliun.

Dengan harga minyak dunia yang kini berada di kisaran USD92 per barel, tekanan terhadap APBN diperkirakan mencapai sekitar Rp149,6 triliun. Kondisi tersebut berpotensi memperlebar defisit fiskal apabila konflik di Timur Tengah terus berlanjut dan mengganggu stabilitas pasokan energi global.

Ia menilai pemerintah perlu menyiapkan sejumlah langkah antisipatif jika harga minyak menembus USD100 per barel. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah melakukan efisiensi anggaran negara secara signifikan dengan memprioritaskan belanja yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pangan, energi, dan infrastruktur dasar.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved