Dua Kapal Pertamina Keluar dari Zona Konflik Timur Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:13 WIB
loading...
Dua Kapal Pertamina...
PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan pasokan energi nasional tetap aman setelah dua kapal milik perusahaan berhasil keluar dari wilayah konflik di Timur Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan pasokan energi nasional tetap aman setelah dua kapal milik perusahaan berhasil keluar dari wilayah konflik di Timur Tengah. Kedua kapal tersebut, yakni PIS Rinjani dan PIS Paragon, kini telah melanjutkan pelayaran dengan selamat.

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan dua kapal yang telah meninggalkan wilayah konflik tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon. "Dari empat kapal PIS yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, dua kapal telah beranjak dari area konflik yaitu PIS Rinjani dan PIS Paragon," ujarnya dalam pernyataan resmi, Selasa (10/3/2026).



Ia menjelaskan sebelumnya kapal PIS Rinjani berada di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab (UEA), sementara kapal PIS Paragon sedang melakukan proses bongkar muatan di Oman ketika konflik di kawasan tersebut meningkat. Keduanya berhasil dievakuasi dan saat ini dalam kondisi aman.

Baca Juga: Kemlu Terus Lobi Iran agar 2 Kapal Tanker Bisa Aman Lewati Selat Hormuz

Sementara itu, dua kapal lainnya yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di kawasan Teluk Arab. Vega mengatakan, kedua kapal tersebut sedang menunggu situasi yang lebih aman sebelum melanjutkan pelayaran melalui Selat Hormuz dan dipastikan dalam kondisi aman.

Kapal Gamsunoro saat ini melayani pengangkutan kargo milik konsumen pihak ketiga, sedangkan VLCC Pertamina Pride tengah menjalankan misi pengangkutan minyak mentah jenis light crude oil untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Baca Juga: Iran Masih Berpengaruh Kuat di Selat Hormuz, Trump Ditekan untuk Hentikan Perang

Meski masih terdapat kapal yang menunggu situasi aman untuk keluar dari kawasan tersebut, Pertamina memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan lancar. Saat ini, distribusi energi Pertamina Group didukung sekitar 345 armada kapal yang beroperasi di berbagai wilayah, baik di perairan internasional maupun domestik. "Rantai pasok dan distribusi energi tetap solid yang didukung setidaknya 345 armada kapal di bawah pengelolaan entitas Pertamina Group lainnya," ujar Vega.

Pihaknya terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam secara real-time terhadap seluruh armada, kru, dan pekerja guna memastikan keselamatan serta kelancaran distribusi energi. Pertamina juga telah berkoordinasi dengan pemerintah dalam menerapkan metode reguler, alternatif, dan darurat untuk menentukan rantai pasok yang paling efektif dan aman guna memenuhi kebutuhan energi masyaratat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Dede Sunandar Akui Tak...
Dede Sunandar Akui Tak Ingin Cerai, Tapi Karen Hertatum Tetap Ingin Berpisah
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved