1 Juta Orang Sudah Tukar Uang Baru buat Lebaran 2026, Naik 85,4 Persen
Senin, 16 Maret 2026 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Tersedia kuota sekitar 11.900 paket penukaran khusus untuk layanan tambahan ini. BI menjamin bahwa stok uang rupiah sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi selama Ramadan dan Lebaran .
“BI memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai melalui berbagai kanal layanan resmi, baik kas keliling, layanan terpadu, maupun perbankan,” ungkap Anwar.
Baca Juga: Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 di Pintar BI, Ini Jadwal dan Kuotanya
Di tengah tingginya permintaan, BI kembali mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat menghindari jasa penukaran uang tidak resmi atau mekanisme jual-beli uang di pinggir jalan. Selain biaya tambahan yang merugikan, risiko uang palsu menjadi ancaman utama.
Anwar menyebutkan beberapa risiko fatal penukaran ilegal seperti easlian uang tidak terjamin, jumlah uang sulit dipastikan akurat (risiko selisih hitung), tidak ada perlindungan konsumen atau pertanggungjawaban hukum dan rawan menjadi modus penipuan finansial.
BI mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan jalur resmi di perbankan maupun kas keliling BI guna memastikan keamanan dan kenyamanan bertransaksi selama Idulfitri.
“BI memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai melalui berbagai kanal layanan resmi, baik kas keliling, layanan terpadu, maupun perbankan,” ungkap Anwar.
Baca Juga: Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 di Pintar BI, Ini Jadwal dan Kuotanya
Di tengah tingginya permintaan, BI kembali mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat menghindari jasa penukaran uang tidak resmi atau mekanisme jual-beli uang di pinggir jalan. Selain biaya tambahan yang merugikan, risiko uang palsu menjadi ancaman utama.
Anwar menyebutkan beberapa risiko fatal penukaran ilegal seperti easlian uang tidak terjamin, jumlah uang sulit dipastikan akurat (risiko selisih hitung), tidak ada perlindungan konsumen atau pertanggungjawaban hukum dan rawan menjadi modus penipuan finansial.
BI mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan jalur resmi di perbankan maupun kas keliling BI guna memastikan keamanan dan kenyamanan bertransaksi selama Idulfitri.
(akr)
Lihat Juga :