Jurus Baru BI Perkuat Rupiah: Ambang Batas Beli Valas Tunai Diperketat Mulai April 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:57 WIB
loading...
Jurus Baru BI Perkuat...
Bank Indonesia (BI) menyesuaikan ambang batas transaksi valuta asing (valas) yang akan mulai berlaku pada April 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyesuaikan ambang batas transaksi valuta asing (valas) yang akan mulai berlaku pada April 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan ini ditempuh di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif dan berpotensi menekan mata uang domestik.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan penyesuaian tersebut merupakan bagian dari strategi bank sentral untuk mengendalikan tekanan di pasar valas sekaligus memperkuat struktur pasar keuangan domestik.

"Kebijakan transaksi valas yang akan mulai berlaku April 2026 guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah melalui penyesuaian threshold tunai beli valas terhadap rupiah," ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Selasa (17/3/2026).

Baca Juga: BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen

Dalam kebijakan tersebut, BI menurunkan batas pembelian tunai valas dari sebelumnya sebesar USD100.000 per pelaku per bulan menjadi USD50.000 per pelaku per bulan. Langkah ini bertujuan untuk memitigasi potensi spekulasi di pasar valas fisik.



Di sisi lain, BI justru meningkatkan batas transaksi instrumen derivatif untuk memberikan ruang lebih bagi aktivitas lindung nilai. Batas transaksi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan swap dinaikkan dari USD5 juta menjadi USD10 juta per transaksi.

Baca Juga: 1 Juta Orang Sudah Tukar Uang Baru buat Lebaran 2026, Naik 85,4 Persen

Penyesuaian ini dirancang untuk menyeimbangkan pengendalian permintaan valas tunai dengan kebutuhan pelaku usaha dalam mengelola risiko nilai tukar melalui instrumen non-tunai. Melalui kebijakan tersebut, BI berharap dapat mengurangi tekanan terhadap cadangan devisa sekaligus memperdalam pasar valas domestik. Selain itu, langkah ini juga diharapkan memberikan sinyal positif kepada pelaku pasar terkait komitmen bank sentral dalam menjaga volatilitas nilai tukar tetap terkendali.

Bank Indonesia menilai stabilitas nilai tukar rupiah merupakan faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Infografis
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved