Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz untuk Negara Netral, Indonesia Masuk Daftar?

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:38 WIB
loading...
Iran Buka Akses Terbatas...
Iran mulai melonggarkan pembatasan pelayaran di Selat Hormuz dengan mengizinkan kapal dari negara-negara netral melintas. FOTO/AP
A A A
TEHERAN - Iran mulai melonggarkan pembatasan pelayaran di Selat Hormuz dengan mengizinkan kapal dari negara-negara netral melintas. Kebijakan ini dilakukan di tengah ketegangan yang masih berlangsung akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa jalur pelayaran tersebut tetap terbuka, namun diberlakukan pembatasan bagi kapal milik negara yang terlibat konflik. “Selat Hormuz tetap terbuka, namun tidak untuk kapal-kapal milik Amerika Serikat, Israel, dan sekutu mereka,” ujarnya dikutip dari NDTV, Selasa (17/3).

Baca Juga: Bahlil Bawa Angin Segar dari Selat Hormuz, Iran Buka Ruang Dialog

Kebijakan ini muncul setelah Iran sebelumnya menutup selat tersebut menyusul serangan udara terkoordinasi oleh Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026 yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Sebagai respons, Garda Revolusi Iran sempat menghentikan lalu lintas kapal dan menyebabkan volume pelayaran anjlok drastis.

Seiring perkembangan situasi, Iran mulai membuka akses terbatas. Kapal dari sejumlah negara seperti India, Pakistan, Bangladesh, dan Turki dilaporkan telah mendapat izin melintas melalui koordinasi militer Iran.



Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa kapal dari negara yang tidak terlibat konflik diperbolehkan melintas dengan persetujuan otoritas setempat. India bahkan dilaporkan telah mengajukan izin bagi puluhan kapal untuk melewati jalur tersebut.

Baca Juga: Trump Dicueki, 11 Sekutu AS Menolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Kebijakan ini berdampak signifikan terhadap rantai pasok energi global, terutama bagi negara-negara Asia yang bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah. China dan India menjadi yang paling terdampak, sementara Indonesia juga mengalami gangguan pasokan energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut sekitar 20 hingga 25% impor minyak mentah Indonesia terdampak, sehingga pemerintah melakukan diversifikasi pasokan, termasuk meningkatkan impor dari Amerika Serikat.

Di tengah situasi tersebut, harga minyak dunia melonjak tajam hingga melampaui 100 dolar AS per barel. Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menegaskan opsi penutupan Selat Hormuz tetap terbuka, mengindikasikan ketegangan berpotensi berlangsung dalam jangka panjang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved