Jelang Tujuh Dekade: Presiden Direktur Astra Terapkan Konsistensi dalam Mengamalkan Nilai Catur Dharma
Rabu, 18 Maret 2026 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
People sebagai Kekuatan Utama
Di balik sistem dan strategi, Astra meyakini bahwa kekuatan terbesar perusahaan terletak pada manusianya. Konsep people legacy menjadi elemen penting dalam menjaga kesinambungan perusahaan dari generasi ke generasi.
“Perusahaan tidak hanya dibangun oleh sistem atau strategi, tetapi oleh orang-orang yang menjalankannya,” ujar Djony.
Astra secara konsisten mengembangkan talenta melalui berbagai program, seperti rotasi lintas bisnis, pengembangan individu, hingga penugasan strategis bagi calon pemimpin. “People menjadi kekuatan Grup Astra. Kita harus terus mencari dan mengembangkan talenta-talenta baru, serta mempersiapkan pemimpin dengan kemampuan dan karakter yang baik,” tambahnya.
Regenerasi kepemimpinan pun dipersiapkan secara matang dan terencana. “Proses suksesi kepemimpinan tidak terjadi secara mendadak, melainkan dipersiapkan beberapa tahun sebelumnya secara terencana,” jelasnya.
Strategi Bisnis yang Adaptif dan Terdiversifikasi
![Jelang Tujuh Dekade: Presiden Direktur Astra Terapkan Konsistensi dalam Mengamalkan Nilai Catur Dharma]()
Dalam enam tahun terakhir, Astra menunjukkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan laba yang signifikan, dari Rp16,2 triliun pada 2020 menjadi Rp32,8 triliun pada 2025. Pencapaian ini didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi, mencakup berbagai sektor strategis.
“Kemampuan grup untuk bertahan dan berkembang didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi secara terukur, pengalaman operasional puluhan tahun, serta komitmen menjaga kualitas produk dan layanan,” jelas Djony.
Di balik sistem dan strategi, Astra meyakini bahwa kekuatan terbesar perusahaan terletak pada manusianya. Konsep people legacy menjadi elemen penting dalam menjaga kesinambungan perusahaan dari generasi ke generasi.
“Perusahaan tidak hanya dibangun oleh sistem atau strategi, tetapi oleh orang-orang yang menjalankannya,” ujar Djony.
Astra secara konsisten mengembangkan talenta melalui berbagai program, seperti rotasi lintas bisnis, pengembangan individu, hingga penugasan strategis bagi calon pemimpin. “People menjadi kekuatan Grup Astra. Kita harus terus mencari dan mengembangkan talenta-talenta baru, serta mempersiapkan pemimpin dengan kemampuan dan karakter yang baik,” tambahnya.
Regenerasi kepemimpinan pun dipersiapkan secara matang dan terencana. “Proses suksesi kepemimpinan tidak terjadi secara mendadak, melainkan dipersiapkan beberapa tahun sebelumnya secara terencana,” jelasnya.
Strategi Bisnis yang Adaptif dan Terdiversifikasi
.jpg)
Dalam enam tahun terakhir, Astra menunjukkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan laba yang signifikan, dari Rp16,2 triliun pada 2020 menjadi Rp32,8 triliun pada 2025. Pencapaian ini didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi, mencakup berbagai sektor strategis.
“Kemampuan grup untuk bertahan dan berkembang didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi secara terukur, pengalaman operasional puluhan tahun, serta komitmen menjaga kualitas produk dan layanan,” jelas Djony.
Lihat Juga :