Surplus Beras 13%, Indonesia Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini
Rabu, 18 Maret 2026 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai langkah awal, pemerintah telah merealisasikan ekspor beras ke Arab Saudi sebanyak 2.000 ton. Jumlah ini merupakan bagian dari target total sekitar 20.000 ton yang akan dikirim ke negara tersebut.
“Tapi yang sudah terlaksana, nanti tolong dicatat, kita sudah meluncurkan, kita sudah melepas ekspor beras ke Arab Saudi 2.000 ton,” ujarnya.
Ekspor tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan jemaah haji dan umrah asal Indonesia di Arab Saudi. Pemerintah juga melihat peluang untuk memperluas pasar dengan menyuplai kebutuhan beras bagi jemaah dari negara lain.
“Yang sudah dilaksanakan atau sudah dilaunching adalah 2.000 ton dari proyeksi sekitar 20.000 ton yang akan kita kirim ke Arab Saudi dalam rangka kita memenuhi kebutuhan pangan untuk haji jemaah Indonesia dan umrah jemaah Indonesia dan syukur-syukur kita bisa juga merebut pasar untuk kebutuhan haji umrah bukan hanya Indonesia tapi juga untuk jemaah lain di Arab Saudi,” ujarnya.
“Tapi yang sudah terlaksana, nanti tolong dicatat, kita sudah meluncurkan, kita sudah melepas ekspor beras ke Arab Saudi 2.000 ton,” ujarnya.
Ekspor tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan jemaah haji dan umrah asal Indonesia di Arab Saudi. Pemerintah juga melihat peluang untuk memperluas pasar dengan menyuplai kebutuhan beras bagi jemaah dari negara lain.
“Yang sudah dilaksanakan atau sudah dilaunching adalah 2.000 ton dari proyeksi sekitar 20.000 ton yang akan kita kirim ke Arab Saudi dalam rangka kita memenuhi kebutuhan pangan untuk haji jemaah Indonesia dan umrah jemaah Indonesia dan syukur-syukur kita bisa juga merebut pasar untuk kebutuhan haji umrah bukan hanya Indonesia tapi juga untuk jemaah lain di Arab Saudi,” ujarnya.
Lihat Juga :