Perputaran Uang Lebaran 2026 Diprediksi Capai Rp148 Triliun, Mampukah Dongkrak Ekonomi?

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:06 WIB
loading...
Perputaran Uang Lebaran...
Perputaran uang selama momentum Lebaran 2026 diperkirakan mencapai Rp148 triliun, dimana pergerakan masyarakat pada mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perputaran uang selama momentum Lebaran 2026 diperkirakan mencapai Rp148 triliun. Proyeksi ini disampaikan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang berdasarkan potensi pergerakan masyarakat selama arus mudik tahun ini.

Sarman menjelaskan, survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan potensi pergerakan masyarakat pada mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang, setara 50,6% dari total populasi Indonesia. Jumlah tersebut turun 1,75% dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Menurutnya, angka tersebut setara dengan sekitar 35,975 juta kepala keluarga dengan asumsi satu keluarga terdiri dari empat orang. Jika setiap keluarga membawa rata-rata uang sebesar Rp4.125.000, naik 10% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3.750.000, maka total potensi perputaran uang diperkirakan mencapai Rp148,39 triliun.

Baca Juga: Lonjakan Inflasi Mengancam Ekonomi RI, THR Belum Cukup Dongkrak Daya Beli

"Jumlah pemudik 143,9 juta setara dengan 35.975.000 kepala keluarga dengan asumsi rata-rata per keluarga 4 orang. Jika per keluarga membawa uang sebesar Rp4.125.000 naik 10% dari tahun 2025 lalu sebesar Rp3,75 juta maka potensi perputaran uang Rp4.125.000 x 35.975.000 KK sebesar Rp148.396.875.000.000 naik sekita 8% dari tahun sebelumnya," ungkap Sarman dalam keterangan resminya, Kamis (19/3/2026).



Ia menambahkan, angka tersebut merupakan proyeksi moderat atau batas bawah. Perputaran uang saat Lebaran masih berpotensi meningkat hingga Rp161,88 triliun apabila rata-rata setiap keluarga membawa dana Rp4.500.000.

Sarman menyebutkan, peredaran uang terbesar diperkirakan terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, sementara sisanya tersebar ke berbagai wilayah seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, serta Bali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved