Iran Gempur Fasilitas Energi Negara Teluk, Harga Minyak Tembus USD115 per Barel
Jum'at, 20 Maret 2026 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah krisis, tekanan diplomatik mulai mengemuka. Presiden AS Donald Trump menyuarakan kekecewaannya kepada sekutu di kawasan yang dinilainya lamban dalam mengamankan jalur pelayaran kritis di Selat Hormuz. "Sekutu AS harus sadar—ayo bantu buka Selat Hormuz," tulis Trump di media sosial.
Baca Juga: Kilang Minyak Aramco Dihujani Rudal Iran, Menlu Saudi: Kerajaan Berhak Ambil Opsi Militer
Sebagai respons jangka pendek, pemerintahan Trump secara sementara mencabut mandat pengiriman kapal berusia seabad untuk menekan biaya transportasi energi. Wakil Presiden JD Vance dijadwalkan menggelar pertemuan darurat dengan para eksekutif perusahaan minyak besar pada Kamis waktu setempat untuk membahas stabilisasi pasokan.
Konflik yang kini memasuki pekan ketiga dan melibatkan sedikitnya sembilan negara ini telah mengubah peta ketegangan di Timur Tengah. Dengan infrastruktur energi yang kini menjadi medan tempur, taruhan bagi perekonomian global semakin tinggi, dan pasar bersiap menghadapi volatilitas yang berkelanjutan selama pertempuran belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Baca Juga: Kilang Minyak Aramco Dihujani Rudal Iran, Menlu Saudi: Kerajaan Berhak Ambil Opsi Militer
Sebagai respons jangka pendek, pemerintahan Trump secara sementara mencabut mandat pengiriman kapal berusia seabad untuk menekan biaya transportasi energi. Wakil Presiden JD Vance dijadwalkan menggelar pertemuan darurat dengan para eksekutif perusahaan minyak besar pada Kamis waktu setempat untuk membahas stabilisasi pasokan.
Konflik yang kini memasuki pekan ketiga dan melibatkan sedikitnya sembilan negara ini telah mengubah peta ketegangan di Timur Tengah. Dengan infrastruktur energi yang kini menjadi medan tempur, taruhan bagi perekonomian global semakin tinggi, dan pasar bersiap menghadapi volatilitas yang berkelanjutan selama pertempuran belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
(nng)
Lihat Juga :