Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK

Senin, 23 Maret 2026 - 05:13 WIB
loading...
A A A
"Dengan biaya energi industri di Inggris termasuk yang tertinggi di negara maju, setiap kenaikan harga minyak dan gas yang berkelanjutan bisa dengan cepat mendorong kenaikan biaya, menekan margin, dan membatasi investasi,” menurut Fhaheen Khan, ekonom senior di badan industri Make UK.

Baca Juga: Perang Hamas vs Israel Untungkan Dolar AS, Investor Ramai-ramai Borong Emas

Dia mengatakan kepada media bahwa permintaan domestik di sektor manufaktur Inggris kini telah “runtuh,” meskipun industri ini mencetak beberapa pertumbuhan sejak awal tahun.

Jordan Rochester dari Mizuho Bank mengingatkan, bahwa ekonomi Inggris sekarang berada dalam posisi yang jauh lebih lemah dibandingkan empat tahun lalu, ketika UE dan Inggris mulai menghentikan secara bertahap gas dan minyak murah Rusia akibat konflik di Ukraina. Tingkat pengangguran di Inggris saat itu berada pada level 3,8%.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar warga Britania khawatir bahwa konflik di Iran akan semakin merusak ekonomi Inggris.

Menurut survei YouGov yang dipublikasikan pekan lalu, lebih dari tiga perempat responden berpikir bahwa permusuhan di Timur Tengah akan berdampak negatif pada ekonomi Inggris dan global dalam jangka panjang. Sekitar 64% percaya bahwa konflik tersebut akan memengaruhi keuangan rumah tangga mereka.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Rekomendasi
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved