Arus Balik, Menteri PU Pastikan Infrastruktur Jalan Tol Dalam Kondisi Baik
Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Evaluasi dan penataan rest area terus dilakukan, baik dari sisi pengaturan arus maupun kapasitas. Pengguna jalan juga dapat mengoptimalkan rest area alternatif di sekitar akses keluar tol di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa. Mulai dari Jalan Tol Semarang–Solo KM 444 hingga Jalan Tol Jakarta–Cikampek KM 72, sehingga tetap memiliki pilihan apabila rest area utama di jalan tol padat.
Berdasarkan data hingga Jumat (27/3/2026) tercatat sebanyak 2,5 juta kendaraan telah menuju wilayah Jakarta atau sekitar 75% dari proyeksi lalu lintas yang kembali ke Jabotabek sebesar 3,39 juta pada periode 11-31 Maret 2026. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 25% pengguna jalan masih akan melakukan perjalanan arus balik pada 28–29 Maret 2026. Kendati demikian, Jasa Marga memastikan kesiapan infrastruktur, petugas operasional, armada layanan, serta fasilitas pendukung lainnya dalam kondisi optimal guna menjaga arus balik tetap terkendali. Baca juga: Menteri PU Ungkap Biaya Pembangunan Infrastruktur RI Tembus Rp1.905,3 Triliun
Di sisi lain, optimalisasi layanan digital melalui aplikasi Travoy turut membantu pengguna jalan dalam mempersiapkan perjalanan, mulai dari informasi tarif tol, kondisi lalu lintas secara real time, hingga pengisian saldo uang elektronik. Peningkatan pemanfaatan aplikasi ini menunjukkan kesiapan masyarakat dalam merencanakan perjalanan secara lebih baik, termasuk memastikan kecukupan saldo dan bahan bakar minyak (BBM) sebelum memasuki jalan tol.
Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan. Selain itu, pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta mengatur waktu istirahat dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna lainnya.
Berdasarkan data hingga Jumat (27/3/2026) tercatat sebanyak 2,5 juta kendaraan telah menuju wilayah Jakarta atau sekitar 75% dari proyeksi lalu lintas yang kembali ke Jabotabek sebesar 3,39 juta pada periode 11-31 Maret 2026. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 25% pengguna jalan masih akan melakukan perjalanan arus balik pada 28–29 Maret 2026. Kendati demikian, Jasa Marga memastikan kesiapan infrastruktur, petugas operasional, armada layanan, serta fasilitas pendukung lainnya dalam kondisi optimal guna menjaga arus balik tetap terkendali. Baca juga: Menteri PU Ungkap Biaya Pembangunan Infrastruktur RI Tembus Rp1.905,3 Triliun
Di sisi lain, optimalisasi layanan digital melalui aplikasi Travoy turut membantu pengguna jalan dalam mempersiapkan perjalanan, mulai dari informasi tarif tol, kondisi lalu lintas secara real time, hingga pengisian saldo uang elektronik. Peningkatan pemanfaatan aplikasi ini menunjukkan kesiapan masyarakat dalam merencanakan perjalanan secara lebih baik, termasuk memastikan kecukupan saldo dan bahan bakar minyak (BBM) sebelum memasuki jalan tol.
Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan. Selain itu, pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta mengatur waktu istirahat dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna lainnya.
(poe)
Lihat Juga :